<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>BKKBN NTT &#8211; Storintt</title>
	<atom:link href="https://www.storintt.id/tag/bkkbn-ntt/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.storintt.id</link>
	<description>Dari NTT Untuk Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Mon, 05 Aug 2024 13:03:48 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://www.storintt.id/wp-content/uploads/2026/01/cropped-20260107_133519-32x32.png</url>
	<title>BKKBN NTT &#8211; Storintt</title>
	<link>https://www.storintt.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">235295817</site>	<item>
		<title>Ratu Wulla dan BKKBN NTT Sambangi Masyarakat di Bawah Kaki Gunung Yawila SBD Gelorakan Lawan Stunting</title>
		<link>https://www.storintt.id/ratu-wulla-dan-bkbn-ntt-sambangi-masyarakat-di-bawah-kaki-gunung-yawila-sbd-gelorakan-lawan-stunting/</link>
					<comments>https://www.storintt.id/ratu-wulla-dan-bkbn-ntt-sambangi-masyarakat-di-bawah-kaki-gunung-yawila-sbd-gelorakan-lawan-stunting/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rian Marviriks]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Aug 2024 12:50:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Regional]]></category>
		<category><![CDATA[BKKBN NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Taramata]]></category>
		<category><![CDATA[Domikus Alphawan Rangga Kaka]]></category>
		<category><![CDATA[Ratu Wulla]]></category>
		<category><![CDATA[Stunting NTT]]></category>
		<category><![CDATA[stunting sbd]]></category>
		<category><![CDATA[Wewewa Tengah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.timexntt.id/?p=870</guid>

					<description><![CDATA[TIMEXNTT &#8211; Anggota DPR RI Komisi IX, Ratu Ngadu Bonu Wulla Talu bersama BKKBN perwakilan NTT turung hingga di bawah kaki gunung Yawila untuk gelorakan melawan stunting dari dini, Senin(05/08/2024). Bukan hanya mereka, anggota DPRD Provinsi NTT, Dominikus Alphawan Rangga Kaka juga turut hadir dalam mengkampanyekan percepatan penurunan anka stunting di Desa Taramata, Kecamatan Wewewa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TIMEXNTT &#8211;</strong> Anggota DPR RI Komisi IX, Ratu Ngadu Bonu Wulla Talu bersama BKKBN perwakilan NTT turung hingga di bawah kaki gunung Yawila untuk gelorakan melawan stunting dari dini, Senin(05/08/2024).</p>
<p>Bukan hanya mereka, anggota DPRD Provinsi NTT, Dominikus Alphawan Rangga Kaka juga turut hadir dalam mengkampanyekan percepatan penurunan anka stunting di Desa Taramata, Kecamatan Wewewa Tengah, SBD, NTT.</p>
<p>Tentunya, kolaborasi antara anggota DPR RI, DPRD Provinsi dan BKKBN perwakilan NTT itu sebagai bentuk keseriusan dalam menurunkan angka stunting di NTT khususnya di Kabupaten Sumba Barat Daya(SBD).</p>
<p>BKKBN perwakilan NTT, dr.Watik menjelaskan, pencegahan stunting harus dimulai sejak seribu hari pertama kehidupan.</p>
<p>Menurutnya, pencegahan harus dimulai sejak seribu hari pertama kehidupan. Perlu dilakukan untuk menghindari terjadinya gagal tumbuh pada anak.</p>
<p>&#8220;Stunting harus dicegah sejak seribu hari pertama kehidupan, jadi seribu hari pertama kehidupan itu sejak pertemuan antara sel sperma dan sel telur, sembilan bulan mengandung ditambah 2 tahun bapak mama,&#8221; kata dr.Watik dihadapan masyarakat.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.storintt.id/ratu-wulla-dan-bkbn-ntt-sambangi-masyarakat-di-bawah-kaki-gunung-yawila-sbd-gelorakan-lawan-stunting/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">870</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tak Kenal Lelah, Ratu Wulla Gelorakan Lawan Stunting di Wewewa Selatan SBD</title>
		<link>https://www.storintt.id/tak-kenal-lelah-ratu-wulla-gelorakan-lawan-stunting-di-wewewa-selatan-sbd/</link>
					<comments>https://www.storintt.id/tak-kenal-lelah-ratu-wulla-gelorakan-lawan-stunting-di-wewewa-selatan-sbd/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rian Marviriks]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Jul 2024 10:36:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Regional]]></category>
		<category><![CDATA[BKKBN NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Ratu Wulla]]></category>
		<category><![CDATA[Stunting NTT]]></category>
		<category><![CDATA[stunting sbd]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.timexntt.id/?p=646</guid>

					<description><![CDATA[TIMEXNTT &#8211; Seusai kampanyekan penurunan angka stunting di Desa Gollu Sapi, Kecamatan Wewewa Tengah kemarin, kali ini Anggota DPR RI, Ratu Ngadu Bonu Wulla Talu bersama perwakilan BKKBN NTT kembali temui masyarakat Desa Buru Deilo, Kecamatan Wewewa Selatan, Sabtu(27/07/2024). Untuk diketahui, Kabupaten Sumba Barat Daya memiliki angka stunting yang terbilang tinggi. Untuk itu, guna menurunkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TIMEXNTT &#8211;</strong> Seusai kampanyekan penurunan angka stunting di Desa Gollu Sapi, Kecamatan Wewewa Tengah kemarin, kali ini Anggota DPR RI, Ratu Ngadu Bonu Wulla Talu bersama perwakilan BKKBN NTT kembali temui masyarakat Desa Buru Deilo, Kecamatan Wewewa Selatan, Sabtu(27/07/2024).</p>
<p>Untuk diketahui, Kabupaten Sumba Barat Daya memiliki angka stunting yang terbilang tinggi.</p>
<p>Untuk itu, guna menurunkan angka tersebut Ratu Wulla terus mengupayakan dalam membantu pemerintah dengan menggandeng mitra kerja DPR RI komisi IX, BKKBN perwakilan NTT untuk menggelorakan dalam melawan stunting tersebut.</p>
<p>Selain itu, Kampanye untuk menurunkan angka stunting di tingkat kabupaten/kota ini terus dilakukan oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama mitra kerja mereka dari Komisi IX.</p>
<p>Dihadapan masyarakat, Ratu Wulla mengatakan penanganan stunting sejak dini harus dilakukan untuk menghindari dampak jangka panjang yang merugikan kualitas generasi mendatang.</p>
<p>&#8220;Ini semua berujung pada penurunan kualitas SDM. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memperkuat upaya pencegahan dan penanggulangan stunting melalui program-program kesehatan dan gizi yang lebih efektif,&#8221; tambahnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.storintt.id/tak-kenal-lelah-ratu-wulla-gelorakan-lawan-stunting-di-wewewa-selatan-sbd/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">646</post-id>	</item>
		<item>
		<title>BKKBN NTT Sosialisasi Penurunan Stunting di SBD, Ratu Wulla; Mama-mama rangkul bapak-bapak untuk lawan</title>
		<link>https://www.storintt.id/bkkbn-ntt-sosialisasi-penurunan-stunting-di-sbd-ratu-wulla-mama-mama-rangkul-bapak-bapak-untuk-lawan/</link>
					<comments>https://www.storintt.id/bkkbn-ntt-sosialisasi-penurunan-stunting-di-sbd-ratu-wulla-mama-mama-rangkul-bapak-bapak-untuk-lawan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rian Marviriks]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Jul 2024 11:15:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Regional]]></category>
		<category><![CDATA[BKKBN NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Gollu Sapi]]></category>
		<category><![CDATA[Ratu Wulla]]></category>
		<category><![CDATA[Stunting NTT]]></category>
		<category><![CDATA[stunting sbd]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.timexntt.id/?p=619</guid>

					<description><![CDATA[TIMEXNTT &#8211; Guna mencegah angka stunting yang terbilang tinggi di Provinsi Nusa Tenggara Timur(NTT), BKKBN NTT giat sosialisasikan pencegahan stunting tersebut di Kabupaten Sumba Barat Daya(SBD). Sosialisasi pencegahan stunting itu meliputi beberapa sasaran. Diantaranya, mulai dari remaja, calon pengantin, ibu hamil, anak usia 0-59 bulan dan keluarga berisiko stunting. Namun demikian, BKKBN Perwakilan Provinsi NTT, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TIMEXNTT &#8211;</strong> Guna mencegah angka stunting yang terbilang tinggi di Provinsi Nusa Tenggara Timur(NTT), BKKBN NTT giat sosialisasikan pencegahan stunting tersebut di Kabupaten Sumba Barat Daya(SBD).</p>
<p>Sosialisasi pencegahan stunting itu meliputi beberapa sasaran. Diantaranya, mulai dari remaja, calon pengantin, ibu hamil, anak usia 0-59 bulan dan keluarga berisiko stunting.</p>
<p>Namun demikian, BKKBN Perwakilan Provinsi NTT, Desry J Tamael menyebut yang menjadi sasaran prioritas adalah keluarga-keluarga yang punya anak 0-2 tahun.</p>
<p>&#8220;Mengapa demikian, karena 1.000 hari pertama kehidupan adalah 0–2 tahun itu merupakan waktu yang sangat krusial untuk pertumbuhan dan perkembangannya. Sehingga perlu diperhatikan khusus,&#8221; jelas Desri dalam materi sosiliasasi di Desa Gollu Sapi, Wewewa Tengah, SBD, Jumat(26/07/2024).</p>
<p>Selain itu, Desry meminta supaya perencaan mempunyai anak dapat dilakukan sejak remaja. Perlu direncanakan supaya terhindar dari resiko potensi stunting.</p>
<p>&#8220;Kemudian setelah berkeluarga perlu direncanakan pula akan mempunyai anak berapa. Setelah punya anak pertama, direncanakan lagi tahun berapa untuk mempunyai anak kedua lagi,&#8221; tambah Desri.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.storintt.id/bkkbn-ntt-sosialisasi-penurunan-stunting-di-sbd-ratu-wulla-mama-mama-rangkul-bapak-bapak-untuk-lawan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">619</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
