<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Desa Gollu Sapi &#8211; Storintt</title>
	<atom:link href="https://www.storintt.id/tag/desa-gollu-sapi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.storintt.id</link>
	<description>Dari NTT Untuk Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Fri, 26 Jul 2024 12:26:48 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://www.storintt.id/wp-content/uploads/2026/01/cropped-20260107_133519-32x32.png</url>
	<title>Desa Gollu Sapi &#8211; Storintt</title>
	<link>https://www.storintt.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">235295817</site>	<item>
		<title>Ratu Wulla Bantu Pembuatan Rabat Jalan Desa Gollu Sapi, Penjabat Bilang Begini</title>
		<link>https://www.storintt.id/ratu-wulla-bantu-pembuatan-rabat-jalan-desa-gollu-sapi-penjabat-bilang-begini/</link>
					<comments>https://www.storintt.id/ratu-wulla-bantu-pembuatan-rabat-jalan-desa-gollu-sapi-penjabat-bilang-begini/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rian Marviriks]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Jul 2024 12:22:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Regional]]></category>
		<category><![CDATA[calon Bupati SBD]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Gollu Sapi]]></category>
		<category><![CDATA[Penjabat Desa Gollu Sapi]]></category>
		<category><![CDATA[Ratu Wulla]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.timexntt.id/?p=622</guid>

					<description><![CDATA[TIMEXNTT &#8211; Anggota DPRI Komisi IX, Ratu Ngadu Bonu Wulla Talu membantu pembuatan rabat jalan Desa Gollu Sapi, Kecamatan Wewewa Tengah, Jumat(26/07/2024). Bantuan berupa uang tunai itu diberikan kepada Penjabat Desa Gollu Sapi, Yosefa Sri Utari Widiawati Setu seusai mendengar keluhan masyarakat. Yosefa menyebut rabat jalan desa tersebut memiliki volume 300 meter. Jalan itu sulit [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TIMEXNTT &#8211;</strong> Anggota DPRI Komisi IX, Ratu Ngadu Bonu Wulla Talu membantu pembuatan rabat jalan Desa Gollu Sapi, Kecamatan Wewewa Tengah, Jumat(26/07/2024).</p>
<p>Bantuan berupa uang tunai itu diberikan kepada Penjabat Desa Gollu Sapi, Yosefa Sri Utari Widiawati Setu seusai mendengar keluhan masyarakat.</p>
<p>Yosefa menyebut rabat jalan desa tersebut memiliki volume 300 meter. Jalan itu sulit dilalui kendaraan roda dua maupun empat. Apalagi musim hujan. Sebab, akses jalan tersebut mengalami rusak parah.</p>
<p>&#8220;Sangat sulit dilalui kendaraan apalagi musim hujan. Jalan itu panjangnya 300 meter,&#8221; kata Yosefa.</p>
<p>Yosefa menuturkan, pihaknya sudah mengamggarkan dengan menggunakan uang desa. Namun dengan keterbatasan dana, diakuinya masih membutuhkan bantuan dari berbagai pihak.</p>
<p>Disebutnya akses jalan desa yang rusak parah itu sering dilalui masyarakat setempat. Sedangkan, di sana ada 20 kepala keluarga yang terisolasi dikarenakan akses jalan yang rusak berat.</p>
<p>&#8220;Ada 20 kepala keluarga. Jalan desa ini kami sudah anggarkan untuk di rabat tetapi kami masih kekurangan dana,&#8221; ucapnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.storintt.id/ratu-wulla-bantu-pembuatan-rabat-jalan-desa-gollu-sapi-penjabat-bilang-begini/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">622</post-id>	</item>
		<item>
		<title>BKKBN NTT Sosialisasi Penurunan Stunting di SBD, Ratu Wulla; Mama-mama rangkul bapak-bapak untuk lawan</title>
		<link>https://www.storintt.id/bkkbn-ntt-sosialisasi-penurunan-stunting-di-sbd-ratu-wulla-mama-mama-rangkul-bapak-bapak-untuk-lawan/</link>
					<comments>https://www.storintt.id/bkkbn-ntt-sosialisasi-penurunan-stunting-di-sbd-ratu-wulla-mama-mama-rangkul-bapak-bapak-untuk-lawan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rian Marviriks]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Jul 2024 11:15:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Regional]]></category>
		<category><![CDATA[BKKBN NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Gollu Sapi]]></category>
		<category><![CDATA[Ratu Wulla]]></category>
		<category><![CDATA[Stunting NTT]]></category>
		<category><![CDATA[stunting sbd]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.timexntt.id/?p=619</guid>

					<description><![CDATA[TIMEXNTT &#8211; Guna mencegah angka stunting yang terbilang tinggi di Provinsi Nusa Tenggara Timur(NTT), BKKBN NTT giat sosialisasikan pencegahan stunting tersebut di Kabupaten Sumba Barat Daya(SBD). Sosialisasi pencegahan stunting itu meliputi beberapa sasaran. Diantaranya, mulai dari remaja, calon pengantin, ibu hamil, anak usia 0-59 bulan dan keluarga berisiko stunting. Namun demikian, BKKBN Perwakilan Provinsi NTT, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TIMEXNTT &#8211;</strong> Guna mencegah angka stunting yang terbilang tinggi di Provinsi Nusa Tenggara Timur(NTT), BKKBN NTT giat sosialisasikan pencegahan stunting tersebut di Kabupaten Sumba Barat Daya(SBD).</p>
<p>Sosialisasi pencegahan stunting itu meliputi beberapa sasaran. Diantaranya, mulai dari remaja, calon pengantin, ibu hamil, anak usia 0-59 bulan dan keluarga berisiko stunting.</p>
<p>Namun demikian, BKKBN Perwakilan Provinsi NTT, Desry J Tamael menyebut yang menjadi sasaran prioritas adalah keluarga-keluarga yang punya anak 0-2 tahun.</p>
<p>&#8220;Mengapa demikian, karena 1.000 hari pertama kehidupan adalah 0–2 tahun itu merupakan waktu yang sangat krusial untuk pertumbuhan dan perkembangannya. Sehingga perlu diperhatikan khusus,&#8221; jelas Desri dalam materi sosiliasasi di Desa Gollu Sapi, Wewewa Tengah, SBD, Jumat(26/07/2024).</p>
<p>Selain itu, Desry meminta supaya perencaan mempunyai anak dapat dilakukan sejak remaja. Perlu direncanakan supaya terhindar dari resiko potensi stunting.</p>
<p>&#8220;Kemudian setelah berkeluarga perlu direncanakan pula akan mempunyai anak berapa. Setelah punya anak pertama, direncanakan lagi tahun berapa untuk mempunyai anak kedua lagi,&#8221; tambah Desri.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.storintt.id/bkkbn-ntt-sosialisasi-penurunan-stunting-di-sbd-ratu-wulla-mama-mama-rangkul-bapak-bapak-untuk-lawan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">619</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
