<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Dinas Kesehatan SBD &#8211; Storintt</title>
	<atom:link href="https://www.storintt.id/tag/dinas-kesehatan-sbd/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.storintt.id</link>
	<description>Dari NTT Untuk Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Sat, 03 Jan 2026 07:28:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.storintt.id/wp-content/uploads/2026/01/cropped-20260107_133519-32x32.png</url>
	<title>Dinas Kesehatan SBD &#8211; Storintt</title>
	<link>https://www.storintt.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">235295817</site>	<item>
		<title>6 Dokter Spesialis Tiba di Sumba Barat Daya, Ada Dokter Penyakit Dalam dan Saraf</title>
		<link>https://www.storintt.id/6-dokter-spesialis-tiba-di-sumba-barat-daya-ada-dokter-penyakit-dalam-dan-saraf/</link>
					<comments>https://www.storintt.id/6-dokter-spesialis-tiba-di-sumba-barat-daya-ada-dokter-penyakit-dalam-dan-saraf/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rian Marviriks]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 Jan 2026 04:23:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Regional]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Kesehatan SBD]]></category>
		<category><![CDATA[Dokter penyakit dalam]]></category>
		<category><![CDATA[RSUD Reda Mbolo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.storintt.id/?p=4508</guid>

					<description><![CDATA[STORINTT &#8211; Enam dokter spesialis tiba di Kabupaten Sumba Barat Daya. Mereka diterima secara langsung oleh Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonnu Wulla. Kehadiran enam dokter residen senior (PPDS) dari Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Jawa Tengah ini menegaskan bahwa Pemerintah Sumba Barat Daya serius memberi pelayanan kesehatan yang terbaik terhadap masyarakat. Tentunya, masyarakat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>STORINTT &#8211;</strong> Enam dokter spesialis tiba di Kabupaten Sumba Barat Daya. Mereka diterima secara langsung oleh Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonnu Wulla.</p>
<p>Kehadiran enam dokter residen senior (PPDS) dari Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Jawa Tengah ini menegaskan bahwa Pemerintah Sumba Barat Daya serius memberi pelayanan kesehatan yang terbaik terhadap masyarakat.</p>
<p>Tentunya, masyarakat SBD tidak perlu lagi untuk harus dirujuk ke luar pulau untuk penyakit-penyakit yang sifatnya spesialistik. RSUD Reda Bolo kini semakin siap menjadi benteng kesehatan utama di Sumba Barat Daya, NTT.</p>
<p>Untuk diketahui, sebelumnya Pemerintah Sumba Barat Daya tekah meneken Memorandum of Understanding(MoU) dengan Universitas Sebelasa Maret(UNS) Surakarta. Penandatanganan nota kesapahaman itu dilakukan secara daring.</p>
<p>Pasca penandatanganan MoU, keenam dokter spesialis tersebut akan menjalankan tugas pelayanan di Sumba Barat Daya, tepatnya di RSUD Reda Mbolo mulai 5 Januari 2026.</p>
<p>bertugas di RSUD Reda Mbolo. Diantaranya, dr. Wibowo Sentoso(Spesialis Bedah), dr. Yonathan Siswo Pratama(Spesialis Obgyn/Kandungan).</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.storintt.id/6-dokter-spesialis-tiba-di-sumba-barat-daya-ada-dokter-penyakit-dalam-dan-saraf/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">4508</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hanya 2 Kasus Malaria di Puskesmas Waimangura, Masuk Zona Hijau</title>
		<link>https://www.storintt.id/hanya-2-kasus-malaria-di-puskesmas-waimangura-masuk-zona-hijau/</link>
					<comments>https://www.storintt.id/hanya-2-kasus-malaria-di-puskesmas-waimangura-masuk-zona-hijau/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rian Marviriks]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Apr 2025 12:39:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Regional]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Kesehatan SBD]]></category>
		<category><![CDATA[Kadis Kesehatan SBD]]></category>
		<category><![CDATA[kasus malaria sbd]]></category>
		<category><![CDATA[Periksa Kesehatan Gratis]]></category>
		<category><![CDATA[PKG]]></category>
		<category><![CDATA[Puskesmas Waimangura]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.timexntt.id/?p=3078</guid>

					<description><![CDATA[TIMEXNTT &#8211; Kasus malaria di Puskesmas Waimangura, Kecamatan Wewewa Barat hingga pada bulan April tahun 2025 hanya terdapat 2 pasien yang positif. Dalam proses penanganan, pihak Puskesmas Waimangura menemukan 3 pasien yang positif malaria, namun 1 diantaranya bukan warga Wewewa Barat. Sejauh ini, pihak Puskesmas Waimangura juga telah melakukan pemeriksaan terhadap kurang lebih 200 orang. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TIMEXNTT &#8211;</strong> Kasus malaria di Puskesmas Waimangura, Kecamatan Wewewa Barat hingga pada bulan April tahun 2025 hanya terdapat 2 pasien yang positif.</p>
<p>Dalam proses penanganan, pihak Puskesmas Waimangura menemukan 3 pasien yang positif malaria, namun 1 diantaranya bukan warga Wewewa Barat.</p>
<p>Sejauh ini, pihak Puskesmas Waimangura juga telah melakukan pemeriksaan terhadap kurang lebih 200 orang.</p>
<p>Hal itu disampaikan oleh Kepala Puskesmas Waimangura, Natalia Tamo Ina Kaleka ketika ditemui di ruang kerjanya, Rabu(30/04/2025).</p>
<p>Menurutnya, dari 20 desa di Wewewa Barat, ada 10 desa yang menjadi fokus pelayanan Puskesmas Waimangura. Dari 10 desa tersebut ditemukan 2 pasien yang positif malaria.</p>
<p>&#8220;Di Desa Waimangura penemuannya pada bulan Januari. Pasien sudah ditangani dan sembuh. Sedangkan pada bulan Maret ditemukan satu pasien yang juga positif malaria dari desa Kabali Dana,&#8221; kata Natalia.</p>
<p>Dengan angka kasus malaria ini, untuk tingkat Kabupaten Sumba Barat Daya, Natalia menyebut Puskesmas Waimangura berada dalam zona hijau.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.storintt.id/hanya-2-kasus-malaria-di-puskesmas-waimangura-masuk-zona-hijau/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">3078</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Menteri Kesehatan RI Memastikan Kesiapan Program PKG di Puskesmas Watukawula SBD</title>
		<link>https://www.storintt.id/menteri-kesehatan-ri-memastikan-kesiapan-program-pkg-di-puskesmas-watukawula-sbd/</link>
					<comments>https://www.storintt.id/menteri-kesehatan-ri-memastikan-kesiapan-program-pkg-di-puskesmas-watukawula-sbd/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rian Marviriks]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Jan 2025 03:30:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Kesehatan SBD]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenkes RI]]></category>
		<category><![CDATA[Puskesmas Watukawula]]></category>
		<category><![CDATA[RSUD Reda Mbolo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.timexntt.id/?p=1951</guid>

					<description><![CDATA[TIMEXNTT &#8211; Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terus mengakselerasi program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG), salah satu Program Hasil Terbaik Cepat (Quick Win) Presiden Prabowo Subianto. Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin bersama Kepala Staf Kepresidenan A.M. Putranto memastikan kesiapan program PKG di Puskesmas Watukawula, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Jumat (17/1). Menkes Budi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TIMEXNTT &#8211;</strong> Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terus mengakselerasi program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG), salah satu Program Hasil Terbaik Cepat (Quick Win) Presiden Prabowo Subianto.</p>
<p>Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin bersama Kepala Staf Kepresidenan A.M. Putranto memastikan kesiapan program PKG di Puskesmas Watukawula, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Jumat (17/1).</p>
<p>Menkes Budi mengatakan tujuan utama program ini adalah memastikan masyarakat Indonesia tetap sehat. Sebab, menjaga kesehatan lebih murah dan bermanfaat dibandingkan mengobati penyakit.</p>
<p>Program ini, lanjut Menkes, akan diluncurkan serentak di 10 ribu puskesmas dan 20 ribu klinik pada awal Februari 2025.</p>
<p>Menkes Budi memberikan perhatian serius pada kesiapan puskesmas dalam melaksanakan program ini, terutama terkait kelengkapan alat kesehatan dan sumber daya manusia (SDM) kesehatan.</p>
<p>“Kita datang langsung ke puskesmas agar kita bisa melihat kondisi sebenarnya kesiapan di seluruh pelosok Indonesia, sehingga nanti pengaturannya bisa lebih baik lagi dan berjalan baik,” kata Menkes Budi.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.storintt.id/menteri-kesehatan-ri-memastikan-kesiapan-program-pkg-di-puskesmas-watukawula-sbd/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">1951</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
