<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Dispora SBD &#8211; Storintt</title>
	<atom:link href="https://www.storintt.id/tag/dispora-sbd/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.storintt.id</link>
	<description>Dari NTT Untuk Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Thu, 05 Feb 2026 11:05:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.storintt.id/wp-content/uploads/2026/01/cropped-20260107_133519-32x32.png</url>
	<title>Dispora SBD &#8211; Storintt</title>
	<link>https://www.storintt.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">235295817</site>	<item>
		<title>Federasi Pordasi Pacu Dinilai Sebagai Langkah Penting Dalam Menata Pembinaan Olahraga Pacu Kuda di Sumba Barat Daya</title>
		<link>https://www.storintt.id/federasi-pordasi-pacu-dinilai-sebagai-langkah-penting-dalam-menata-pembinaan-olahraga-pacu-kuda-di-sumba-barat-daya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rian Marviriks]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Feb 2026 11:04:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Dispora SBD]]></category>
		<category><![CDATA[Koni SBD]]></category>
		<category><![CDATA[Pacu kuda]]></category>
		<category><![CDATA[Pordasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.storintt.id/?p=4783</guid>

					<description><![CDATA[STORINTT &#8211; Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonnu Wulla menilai federasi pordasi pacu sebagai langkah penting dalam menata pembinaan olahraga pacu kuda secara terstruktur dan profesional di wilayah ini. Hal di atas disampaikan Bupati Ratu Wulla dalam kegiatan rapat pengurus federasi pordasi pacu kuda Kabupaten Sumba Barat Daya masa bakti 2026-2030, Kamis(05/02/2026). Pembentukan pengurus [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>STORINTT &#8211;</strong> Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonnu Wulla menilai federasi pordasi pacu sebagai langkah penting dalam menata pembinaan olahraga pacu kuda secara terstruktur dan profesional di wilayah ini.</p>
<p>Hal di atas disampaikan Bupati Ratu Wulla dalam kegiatan rapat pengurus federasi pordasi pacu kuda Kabupaten Sumba Barat Daya masa bakti 2026-2030, Kamis(05/02/2026).</p>
<p>Pembentukan pengurus federasi pordasi pacu kuda Kabupaten Sumba Barat Daya juga merupakan bagian penting dalam upaya menyelaraskan tata kelolah organisasi, pembinaan atlet.</p>
<p>Selain itu, juga sebagai bentuk penyelenggaraan kejuaraan agar sejalan dengan ketentuan organisasi dan standar nasional olahraga pacu kuda. Sehingga organisasi ini harus dibentuk dan ke depan untuk olahraga pacu kuda itu bisa berjalan.</p>
<p>Menurutnya, organisasi ini juga sebagai salah satu langkah dalam melakukan pelestarian ternak kuda yang saat dinilai mulai punah.</p>
<p>&#8220;Kita punya kuda sumber kuda, tapi semakin punah, tapi lewat olahraga yang dibentuk, olahraga yang dilakukan ke depan, juga menjadi bagian dari pelestarian kuda pacu yang ada,&#8221; kata Bupati Ratu Wulla.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">4783</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Soal Uang Kontribusi Persada U15 Soeratin CUP, Dispora SBD Cuci Tangan: Kami Tidak Tahu, Tanya Ketua ASKAB PSSI SBD</title>
		<link>https://www.storintt.id/soal-uang-kontribusi-persada-u15-soeratin-cup-dispora-sbd-cuci-tangan-kami-tidak-tahu-tanya-ketua-askab-pssi-sbd/</link>
					<comments>https://www.storintt.id/soal-uang-kontribusi-persada-u15-soeratin-cup-dispora-sbd-cuci-tangan-kami-tidak-tahu-tanya-ketua-askab-pssi-sbd/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rian Marviriks]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Aug 2025 05:49:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Dispora SBD]]></category>
		<category><![CDATA[John Tende]]></category>
		<category><![CDATA[Persada Sumba Barat Daya]]></category>
		<category><![CDATA[Persada U15]]></category>
		<category><![CDATA[Soeratin CUP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.timexntt.id/?p=3841</guid>

					<description><![CDATA[TIMEXNTT &#8211; Soal uang kontribusi dari orangtua Persada U15 sebesar Rp1,5 juta, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sumba Barat Daya, John Tende menegaskan bahwa pihaknya tidak tahu. Hal ini pun menunjukan bahwa tidak ada koordinasi yang baik antara Dispora dan PSSI Kabupaten Sumba Barat Daya dalam memajukan serta mengembangkan potensi olahraga di wilayah ini. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TIMEXNTT &#8211;</strong> Soal uang kontribusi dari orangtua Persada U15 sebesar Rp1,5 juta, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sumba Barat Daya, John Tende menegaskan bahwa pihaknya tidak tahu.</p>
<p>Hal ini pun menunjukan bahwa tidak ada koordinasi yang baik antara Dispora dan PSSI Kabupaten Sumba Barat Daya dalam memajukan serta mengembangkan potensi olahraga di wilayah ini.</p>
<p>John Tende juga menegaskan bahwa Dispora SBD tidak bertanggung dalam mengembalikan uang kontribusi orangtua dari 20 pemain sebanyak Rp30 juta.</p>
<p>Sebab, pihaknya hanya menganggarkan honararium Rp1,5 juta, termasuk transportasi pulang-pergi Rp600 ribu per pemain sebagaimana yang tercantum dalam DPA perubahan tahun anggaran 2025.</p>
<p>Nantinya, Dispora SBD hanya membayar honorarium, termasuk uang transportasi Rp600 ribu per pemain. Sedangkan khusus honararium dibayar melalui rekening pemaim dan dikenakan pajak. Sedangkan uang transportasi akan diberikan secara tunai.</p>
<p>&#8220;Kalau itu jangan tanya di saya, itu tanya ketua PSSI. Itu saja, kami bayar lewat rekening masing-masing pemain. Sedangkan Rp1,5 juta itu di luar konteks pengetahuan Dispora. Kami tidak bertanggungjawab, karena memang kami hanya diminta untuk membantu karena sudah membawa nama Pemerintah daerah, jadi menganggarkan mereka punya honararium,&#8221; tegasnya ketika ditemui, Rabu(27/08/2025)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.storintt.id/soal-uang-kontribusi-persada-u15-soeratin-cup-dispora-sbd-cuci-tangan-kami-tidak-tahu-tanya-ketua-askab-pssi-sbd/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">3841</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Persada U17 Hanya Makan Lauk Tempe Ketika Berlaga di Soeratin Cup: Anggaran Rp240 Juta, Dispora SBD Alasan Gemuk</title>
		<link>https://www.storintt.id/persada-u17-hanya-makan-lauk-tempe-ketika-berlaga-di-soeratin-cup-anggaran-rp240-juta-dispora-sbd-alasan-gemuk/</link>
					<comments>https://www.storintt.id/persada-u17-hanya-makan-lauk-tempe-ketika-berlaga-di-soeratin-cup-anggaran-rp240-juta-dispora-sbd-alasan-gemuk/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rian Marviriks]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Aug 2025 12:58:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Dispora SBD]]></category>
		<category><![CDATA[John Tende]]></category>
		<category><![CDATA[Persada SBD]]></category>
		<category><![CDATA[Persada Sumba Barat Daya]]></category>
		<category><![CDATA[Soeratin CUP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.timexntt.id/?p=3838</guid>

					<description><![CDATA[TIMEXNTT &#8211; Tim Persada U-17 hanya makan lauk tempe ketika berlaga di Soeratin Cup baru-baru ini. Padahal, anggaran yang dialokasikan kurang lebih Rp240 juta, termasuk honorarium pemain dan pelatih. Menu makanan ini pun dikeluhkan oleh sejumlah pemain yang dikirim dalam mengikuti turnamen tersebut. Dengan demikian, Dispora SBD dinilai kurang perhatikan pelayanan terhadap putra daerah yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TIMEXNTT &#8211;</strong> Tim Persada U-17 hanya makan lauk tempe ketika berlaga di Soeratin Cup baru-baru ini. Padahal, anggaran yang dialokasikan kurang lebih Rp240 juta, termasuk honorarium pemain dan pelatih.</p>
<p>Menu makanan ini pun dikeluhkan oleh sejumlah pemain yang dikirim dalam mengikuti turnamen tersebut.</p>
<p>Dengan demikian, Dispora SBD dinilai kurang perhatikan pelayanan terhadap putra daerah yang di utus untuk berlaga di Soeratin Cup.</p>
<p>Berdasarkan informasi yang diperoleh timexntt.id, menu makanan yang disantap oleh tim Persada U-17 hanya tempe dan kol.</p>
<p>Namun demikian, keluhan para pemain Persada U-17 ini malah mendapat respon yang berbeda dari Dinas Pemuda dan Olahraga(Dispora) Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT.</p>
<p>Ditemui, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, John Tende yang didampingi oleh Kabid, Paulus L Wenyi menyebut menu makanan yang diberikan itu untuk mencegah berat badan para pemain bertambah.</p>
<p>Sementara yang mengadakan makanan untuk para pemain disebutnya diadakan oleh pihak ketiga.</p>
<p>&#8220;Begini, sebenarnya kalau yang dibeli tempe tahu itu, jadi secara teknis itu adalah pihak ketiga. Jadi kalau atlet memang dibatasi, supaya tidak kegemukan,&#8221; kata John Tende yang didampingi oleh Kabid Dispora ketika ditemui, Senin(25/08/2025).</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.storintt.id/persada-u17-hanya-makan-lauk-tempe-ketika-berlaga-di-soeratin-cup-anggaran-rp240-juta-dispora-sbd-alasan-gemuk/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">3838</post-id>	</item>
		<item>
		<title>DISOROT!! Dispora SBD Segera Bayar Honorarium U-17 Soeratin Cup: Satu Pemain Rp1,5 Juta, Total Anggaran Rp240 Juta</title>
		<link>https://www.storintt.id/disorot-dispora-sbd-segera-bayar-honorarium-u-17-soeratin-cup-satu-pemain-rp15-juta-total-anggaran-rp240-juta/</link>
					<comments>https://www.storintt.id/disorot-dispora-sbd-segera-bayar-honorarium-u-17-soeratin-cup-satu-pemain-rp15-juta-total-anggaran-rp240-juta/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rian Marviriks]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Aug 2025 12:52:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Dispora SBD]]></category>
		<category><![CDATA[Inspektorat SBD]]></category>
		<category><![CDATA[Persada SBD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.timexntt.id/?p=3830</guid>

					<description><![CDATA[TIMEXNTT &#8211; Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Sumba Barat Daya(SBD) mendapat sorotan karena dituding lambat membayar honorarium pemain U-17 SBD yang berlaga di Soeratin Cup, termasuk honorarium official. Dikabarkan, tim U-17 SBD pernah dijanjikan oleh Dispora SBD akan membayar honorarium mereka ketika masih berada di Kupang. Namun, janji tersebut tidak ditepati hingga para pemain [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TIMEXNTT &#8211;</strong> Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Sumba Barat Daya(SBD) mendapat sorotan karena dituding lambat membayar honorarium pemain U-17 SBD yang berlaga di Soeratin Cup, termasuk honorarium official.</p>
<p>Dikabarkan, tim U-17 SBD pernah dijanjikan oleh Dispora SBD akan membayar honorarium mereka ketika masih berada di Kupang. Namun, janji tersebut tidak ditepati hingga para pemain kembali di kampung halaman, Sumba Barat Daya.</p>
<p>Kecaman ini pun datang dari berbagai pihak dalam menyoroti sikap Dispora SBD yang dinilai tidak memperhatikan nasib putra-putra daerah yang sudah berjuang dalam mengharumkan nama daerah ini.</p>
<p>Keterlambatan Dispora SBD dalam membayar honorarium para pemain dan pelatih menghadirkan berbagai spekulasi bahwa terjadi penyalahgunaan anggaran.</p>
<p>Kendati mendapat sorotan dari berbagai pihak, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumba Barat Daya John Tende membantah tudingan tersebut. Menurutnya, honorarium para pemain tetal dibayarkan, termasuk honorarium U-15.</p>
<p>&#8220;Kita tetap bayarkan. Semua tercover dalam anggaran perubahan tahun anggaran 2025 melalui DPAD PPA Dispora SBD sehingga kalau ada yang bilang kami tidak urus itu, tidak benar,&#8221; kata John Tende, Senin(25/08/2025).</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.storintt.id/disorot-dispora-sbd-segera-bayar-honorarium-u-17-soeratin-cup-satu-pemain-rp15-juta-total-anggaran-rp240-juta/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">3830</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Miris, Atlet Peraih Perak PON XXI Aceh Asal SBD NTT Diterlantarkan, Pemda SBD Disebut Cuek</title>
		<link>https://www.storintt.id/miris-atlet-peraih-perak-pon-xxi-aceh-asal-sbd-ntt-diterlantarkan-pemda-sbd-disebut-cuek/</link>
					<comments>https://www.storintt.id/miris-atlet-peraih-perak-pon-xxi-aceh-asal-sbd-ntt-diterlantarkan-pemda-sbd-disebut-cuek/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rian Marviriks]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Oct 2024 13:54:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Asnat Bayo]]></category>
		<category><![CDATA[Atlet Tinju SBD]]></category>
		<category><![CDATA[Dispora SBD]]></category>
		<category><![CDATA[Koni SBD]]></category>
		<category><![CDATA[pemda sbd]]></category>
		<category><![CDATA[Pertina SBD]]></category>
		<category><![CDATA[Petinju SBD]]></category>
		<category><![CDATA[PON XXI Aceh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.timexntt.id/?p=1511</guid>

					<description><![CDATA[TIMEXNTT &#8211; Miris, tiga orang atlet tinju dari Kabupaten Sumba Barat Daya(SBD), Nusa Tenggara Timur(NTT) diterlantarkan usai meraih medali di PON Aceh XXI. Padahal, ketiga atlet tinju tersebut sudah mengaharumkan nama baik Kabupaten Sumba Barat Daya dengan mengantongi medali perak. Saat ini, tinggal atlet tinju asal Sumba Barat Daya(SBD) yang belum pulang kampung. Mereka masih [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TIMEXNTT &#8211;</strong> Miris, tiga orang atlet tinju dari Kabupaten Sumba Barat Daya(SBD), Nusa Tenggara Timur(NTT) diterlantarkan usai meraih medali di PON Aceh XXI.</p>
<p>Padahal, ketiga atlet tinju tersebut sudah mengaharumkan nama baik Kabupaten Sumba Barat Daya dengan mengantongi medali perak.</p>
<p>Saat ini, tinggal atlet tinju asal Sumba Barat Daya(SBD) yang belum pulang kampung. Mereka masih berada di Kupang, NTT.</p>
<p>Sedangkan atlet lainnya sudah diantar dan dilakukan penjemputan oleh Pemda dari Kabupaten/kota masing-masing.</p>
<p>Mirisnya lagi, para atlet itu sudah menghubungi Pertina SBD via whatshap, namun mendapat jawaban bahwa lagi sibuk urus politik.</p>
<p>Terkonfirmasi, seorang atlet tinju asal Desa Lagalete, Kecamatan Wewewa Barat, SBD, Dominika Asnat Bayo menceritakan segala bentuk perjuangannya hingga meraih juara 2 pada PON Aceh beberapa minggu lalu.</p>
<p>Anak dari pasangan suami istri yang berprofesi sebagai petani itu mengatakan, dirinya merasa bangga seusai memenangkan 3 pertandingan yang dihelat di Aceh.</p>
<p>Di atas ring, Dominika yang kerap disapa Asnat itu memulai pertandingan perdananya dengan menghadapi atlet tinju dari Papua. Ia menaklukan lawannya pada ronde ketiga dengan status menang KO.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.storintt.id/miris-atlet-peraih-perak-pon-xxi-aceh-asal-sbd-ntt-diterlantarkan-pemda-sbd-disebut-cuek/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">1511</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
