<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>jaringan listrik &#8211; Storintt</title>
	<atom:link href="https://www.storintt.id/tag/jaringan-listrik/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.storintt.id</link>
	<description>Dari NTT Untuk Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Mon, 12 May 2025 08:03:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://www.storintt.id/wp-content/uploads/2026/01/cropped-20260107_133519-32x32.png</url>
	<title>jaringan listrik &#8211; Storintt</title>
	<link>https://www.storintt.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">235295817</site>	<item>
		<title>Bukan Pungli, Uang yang Disetor Soal Kabel Listrik di Desa Wali Ate Hasil Kesepakatan Swadaya Antar Warga </title>
		<link>https://www.storintt.id/bukan-pungli-uang-yang-disetor-soal-kabel-listrik-di-desa-wali-ate-hasil-kesepakatan-swadaya-antar-warga/</link>
					<comments>https://www.storintt.id/bukan-pungli-uang-yang-disetor-soal-kabel-listrik-di-desa-wali-ate-hasil-kesepakatan-swadaya-antar-warga/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rian Marviriks]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 May 2025 08:02:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Regional]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Wali Ate]]></category>
		<category><![CDATA[Inspektorat SBD]]></category>
		<category><![CDATA[jaringan listrik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.timexntt.id/?p=3185</guid>

					<description><![CDATA[TIMEXNTT &#8211; Informasi soal video viral yang beredar luas diplatform media sosial soal dugaan pungli di Desa Wali Ate tidak benar. Penyebar video tersebut dinilai telah membuat gaduh hingga mencederai nama baik Pemerintah Desa Wali Ate, Kecamatan Wewewa Barat. Sebab, persoalan tersebut di luar kendali pemerintah desa. Selain itu, Informasi tersebut diduga telah disebarluaskan oleh [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TIMEXNTT &#8211;</strong> Informasi soal video viral yang beredar luas diplatform media sosial soal dugaan pungli di Desa Wali Ate tidak benar.</p>
<p>Penyebar video tersebut dinilai telah membuat gaduh hingga mencederai nama baik Pemerintah Desa Wali Ate, Kecamatan Wewewa Barat. Sebab, persoalan tersebut di luar kendali pemerintah desa.</p>
<p>Selain itu, Informasi tersebut diduga telah disebarluaskan oleh oknum masyarakat yang tak bertanggungjawab dan menggiring opini dalam memberi keterangan pada video tersebut.</p>
<p>Padahal, penyerahan uang yang dilakukan oleh salah satu warga yang terjadi sebagaimana dalam isi video tersebut merupakan kesepakatan swadaya bukan pungli.</p>
<p>Hal ini telah dikonfirmasi langsung oleh penerima bantuan meteran gratis, Seprianus Toda Bili, Senin(12/05/2025).</p>
<p>Dalam klarifikasi ini, turut hadir Inspektorat Pembantu(Irban) Sumba Barat Daya, Melkianus M Dendo, Kepala Desa Wali Ate dan sejumlah warga lainnya.</p>
<p>Dikesempatan itu, Seprianus membenarkan bahwa telah terjadi kesepakatan untuk swadaya pengadaan kabel listrik. Pasalnya, kabel listrik yang dianggarkan oleh Pemerintah Desa Wali Ate belum bisa masuk hingga ke rumah miliknya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.storintt.id/bukan-pungli-uang-yang-disetor-soal-kabel-listrik-di-desa-wali-ate-hasil-kesepakatan-swadaya-antar-warga/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">3185</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kepala Desa Weepangali; demi menghindari korban jiwa di dua kampung, saya minta maaf</title>
		<link>https://www.storintt.id/kepala-desa-weepangali-demi-menghindari-korban-jiwa-di-dua-kampung-saya-minta-maaf/</link>
					<comments>https://www.storintt.id/kepala-desa-weepangali-demi-menghindari-korban-jiwa-di-dua-kampung-saya-minta-maaf/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rian Marviriks]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Apr 2025 00:53:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Regional]]></category>
		<category><![CDATA[Dana Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Weepangali]]></category>
		<category><![CDATA[jaringan listrik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.timexntt.id/?p=2977</guid>

					<description><![CDATA[TIMEXNTT &#8211; Kepala Desa Weepangali, Kecamatan Kota Tambolaka, Fransiskus Umbu Geti mengakui tindakannya dalam memutuskan jaringan listrik menuju kampung Wanno Mema adalah salah. Fransiskus tidak menafikan bahwa tindakan itu telah melanggara aturan yang berlaku. Sebab, diakuinya pula, tugas itu merupakan kewenangan pihak PLN bukan dirinya sebagai seorang kepala desa. &#8220;Yang saya lakukan kemarin itu memang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TIMEXNTT &#8211;</strong> Kepala Desa Weepangali, Kecamatan Kota Tambolaka, Fransiskus Umbu Geti mengakui tindakannya dalam memutuskan jaringan listrik menuju kampung Wanno Mema adalah salah.</p>
<p>Fransiskus tidak menafikan bahwa tindakan itu telah melanggara aturan yang berlaku. Sebab, diakuinya pula, tugas itu merupakan kewenangan pihak PLN bukan dirinya sebagai seorang kepala desa.</p>
<p>&#8220;Yang saya lakukan kemarin itu memang benar salah. Saya meminta maaf dan siap bertanggungjawab,&#8221; ucap Fransiskus ketika ditemui sejumlah wartawan, Rabu(16/04/2025) malam tadi.</p>
<p>Awalnya, sebelum melakukan tindakan pemutusan jaringan listrik ke kampung Wanno Mema, ternyata sudah dilakukan beberapa tahap mediasi guna mendapatkan solusi bersama. Namun, hingga pada tahap mediasi yang terakhir pada tanggal 13 kemarin, tetap saja hal yang sama alias tak ada hasil.</p>
<p>Dalam mediasi itu, Fransiskus meminta warga dari kampung Wanno Mema supaya dapat swadaya pengadaan kabel listrik untuk ditarik langsung dari tiang induk. Pasalnya, warga di kampung Pyamata sering mengeluhkan soal tegangan arus listrik yang tidak stabil alias sponing.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.storintt.id/kepala-desa-weepangali-demi-menghindari-korban-jiwa-di-dua-kampung-saya-minta-maaf/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">2977</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
