<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Jaringan telkom &#8211; Storintt</title>
	<atom:link href="https://www.storintt.id/tag/jaringan-telkom/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.storintt.id</link>
	<description>Dari NTT Untuk Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Tue, 03 Mar 2026 03:53:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.storintt.id/wp-content/uploads/2026/01/cropped-20260107_133519-32x32.png</url>
	<title>Jaringan telkom &#8211; Storintt</title>
	<link>https://www.storintt.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">235295817</site>	<item>
		<title>MK Tolak Gugatan Soal Kuota Internet Hangus Atau Tidak Habis Terpakai</title>
		<link>https://www.storintt.id/mk-tolak-gugatan-soal-kuota-internet-hangus-atau-tidak-habis-terpakai/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rian Marviriks]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Mar 2026 03:52:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Jaringan telkom]]></category>
		<category><![CDATA[kuota internet]]></category>
		<category><![CDATA[Mahkamah Konstitusi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.storintt.id/?p=4981</guid>

					<description><![CDATA[STORINTT &#8211; Mahkamah Konstitusi (MK) menyatakan tidak dapat menerima permohonan Rachmad Rofik yang mengujikan konstitusionalitas Pasal 71 angka 2 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 Tentang Cipta Kerja Menjadi Undang-Undang (UU Cipta Kerja). Sidang Pengucapan Putusan Nomor 30/PUU-XXIV/2026 ini dilaksanakan di Ruang Sidang Pleno MK pada [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>STORINTT &#8211;</strong> Mahkamah Konstitusi (MK) menyatakan tidak dapat menerima permohonan Rachmad Rofik yang mengujikan konstitusionalitas Pasal 71 angka 2 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 Tentang Cipta Kerja Menjadi Undang-Undang (UU Cipta Kerja).</p>
<p>Sidang Pengucapan Putusan Nomor 30/PUU-XXIV/2026 ini dilaksanakan di Ruang Sidang Pleno MK pada Senin (2/3/2026).</p>
<p>Dalam pertimbangan hukum Mahkamah yang dibacakan Wakil Ketua MK, Saldi Isra menyebutkan bahwa sampai dengan Sidang Pemeriksaaan Pendahuluan dengan agenda memeriksa perbaikan permohonan dan pengesahan alat bukti Permohonan Nomor 30/PUU-XXIV/2026, Pemohon tidak menyertakan permohonan dengan dilengkapi alat bukti.</p>
<p>Berdasarkan fakta demikian, sambung Saldi, tidak terdapat keraguan bagi Mahkamah untuk menyatakan permohonan a quo tidak memenuhi syarat formil pengajuan permohonan.</p>
<p>Meski Mahkamah berwenang mengadili permohonan tesebut, namun permohonan tidak memenuhi syarat formil.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">4981</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Proyek Telkom di Sumba Barat Telan Korban, Seorang Ibu Tertindih Tiang Hingga Meninggal Dunia</title>
		<link>https://www.storintt.id/proyek-telkom-di-sumba-barat-telan-korban-seorang-ibu-tertindih-tiang-hingga-meninggal-dunia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rian Marviriks]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Feb 2026 12:49:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Regional]]></category>
		<category><![CDATA[Jaringan telkom]]></category>
		<category><![CDATA[Kareka Nduku]]></category>
		<category><![CDATA[Sumba Barat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.storintt.id/?p=4817</guid>

					<description><![CDATA[STORINTT &#8211; Proyek pembangunan jaringan telkom diduga dikerjakan abal-abal. Dampaknya, tiang telkom yang digunakan untuk memperluas jaringan telkom di wilayah itu justru menelan korban. Perluasan jaringan telkom yang dinilai akan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, malah menelan korban jiwa. Bagaimana tidak, seorang ibu yang melintas melalui jalan disekitar pembangunan tiang telkom itu harus kehilangan nyawa. Nasib [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>STORINTT &#8211;</strong> Proyek pembangunan jaringan telkom diduga dikerjakan abal-abal. Dampaknya, tiang telkom yang digunakan untuk memperluas jaringan telkom di wilayah itu justru menelan korban.</p>
<p>Perluasan jaringan telkom yang dinilai akan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, malah menelan korban jiwa. Bagaimana tidak, seorang ibu yang melintas melalui jalan disekitar pembangunan tiang telkom itu harus kehilangan nyawa.</p>
<p>Nasib naas yang di alami oleh seorang ibu itu terjadi di Desa Wanno Kaza, Tanarighu, Sumba Barat, Rabu(11/02/2026) siang tadi.</p>
<p>Berdasarkan informasi awal yang dihimpun storintt.id, diketahui seorang ibu itu berinisial YA. Ia memiliki seorang anak yang saat ini berusia 4 tahun.</p>
<p>Awalnya, YA bersama suami dan anaknya sedang mengambil makanan babi di lahan kebun mereka. Kemudian, YA memesan kepada suaminya untuk terlebih dahulu mengantar makanan babi tersebut ke rumah, setelah itu baru kembali menjemput suami dan anaknya.</p>
<p>Sayangnya, ketika hendak menuju ke rumah, YA tak menyangka akan terkena musibah. Ia tertindih tiang kabel telkom tepat di atas kepala yang berada di pinggir jalan ketika mengendarai sepeda motor hingga meninggal dunia di tempat.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">4817</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
