<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kadis Kesehatan SBD &#8211; Storintt</title>
	<atom:link href="https://www.storintt.id/tag/kadis-kesehatan-sbd/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.storintt.id</link>
	<description>Dari NTT Untuk Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Wed, 30 Apr 2025 12:50:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://www.storintt.id/wp-content/uploads/2026/01/cropped-20260107_133519-32x32.png</url>
	<title>Kadis Kesehatan SBD &#8211; Storintt</title>
	<link>https://www.storintt.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">235295817</site>	<item>
		<title>Hanya 2 Kasus Malaria di Puskesmas Waimangura, Masuk Zona Hijau</title>
		<link>https://www.storintt.id/hanya-2-kasus-malaria-di-puskesmas-waimangura-masuk-zona-hijau/</link>
					<comments>https://www.storintt.id/hanya-2-kasus-malaria-di-puskesmas-waimangura-masuk-zona-hijau/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rian Marviriks]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Apr 2025 12:39:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Regional]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Kesehatan SBD]]></category>
		<category><![CDATA[Kadis Kesehatan SBD]]></category>
		<category><![CDATA[kasus malaria sbd]]></category>
		<category><![CDATA[Periksa Kesehatan Gratis]]></category>
		<category><![CDATA[PKG]]></category>
		<category><![CDATA[Puskesmas Waimangura]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.timexntt.id/?p=3078</guid>

					<description><![CDATA[TIMEXNTT &#8211; Kasus malaria di Puskesmas Waimangura, Kecamatan Wewewa Barat hingga pada bulan April tahun 2025 hanya terdapat 2 pasien yang positif. Dalam proses penanganan, pihak Puskesmas Waimangura menemukan 3 pasien yang positif malaria, namun 1 diantaranya bukan warga Wewewa Barat. Sejauh ini, pihak Puskesmas Waimangura juga telah melakukan pemeriksaan terhadap kurang lebih 200 orang. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TIMEXNTT &#8211;</strong> Kasus malaria di Puskesmas Waimangura, Kecamatan Wewewa Barat hingga pada bulan April tahun 2025 hanya terdapat 2 pasien yang positif.</p>
<p>Dalam proses penanganan, pihak Puskesmas Waimangura menemukan 3 pasien yang positif malaria, namun 1 diantaranya bukan warga Wewewa Barat.</p>
<p>Sejauh ini, pihak Puskesmas Waimangura juga telah melakukan pemeriksaan terhadap kurang lebih 200 orang.</p>
<p>Hal itu disampaikan oleh Kepala Puskesmas Waimangura, Natalia Tamo Ina Kaleka ketika ditemui di ruang kerjanya, Rabu(30/04/2025).</p>
<p>Menurutnya, dari 20 desa di Wewewa Barat, ada 10 desa yang menjadi fokus pelayanan Puskesmas Waimangura. Dari 10 desa tersebut ditemukan 2 pasien yang positif malaria.</p>
<p>&#8220;Di Desa Waimangura penemuannya pada bulan Januari. Pasien sudah ditangani dan sembuh. Sedangkan pada bulan Maret ditemukan satu pasien yang juga positif malaria dari desa Kabali Dana,&#8221; kata Natalia.</p>
<p>Dengan angka kasus malaria ini, untuk tingkat Kabupaten Sumba Barat Daya, Natalia menyebut Puskesmas Waimangura berada dalam zona hijau.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.storintt.id/hanya-2-kasus-malaria-di-puskesmas-waimangura-masuk-zona-hijau/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">3078</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Per Hari ini, Kadis Kesehatan SBD Sebut 8 Orang Positif IVA Dari 382 Sasaran</title>
		<link>https://www.storintt.id/per-hari-ini-kadis-kesehatan-sbd-sebut-8-orang-positif-iva-dari-382-sasaran/</link>
					<comments>https://www.storintt.id/per-hari-ini-kadis-kesehatan-sbd-sebut-8-orang-positif-iva-dari-382-sasaran/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rian Marviriks]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Apr 2025 13:19:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Regional]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Sumba Barat Daya]]></category>
		<category><![CDATA[IVA]]></category>
		<category><![CDATA[Kadis Kesehatan SBD]]></category>
		<category><![CDATA[Kanker Serviks]]></category>
		<category><![CDATA[Pemeriksaan Kesehatan Gratis]]></category>
		<category><![CDATA[Yulianus Kaleka]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.timexntt.id/?p=2896</guid>

					<description><![CDATA[TIMEXNTT &#8211; Kepala Dinas Kesehatan Sumba Barat Daya, Yulianus Kaleka menyebut per hari ini ada 8 orang positif Inspeksi Visual Asam Asetat(IVA) dari 382 sasaran yang telah melakukan pemeriksaan. Saat ini, kata Yulianus, cakupan pemeriksaan IVA di Sumba Barat Daya masih terbilang rendah. Untuk itu, disebutnya masih membutuhkan dukungan serta perhatian dari seluruh komponen masyarakat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TIMEXNTT &#8211;</strong> Kepala Dinas Kesehatan Sumba Barat Daya, Yulianus Kaleka menyebut per hari ini ada 8 orang positif Inspeksi Visual Asam Asetat(IVA) dari 382 sasaran yang telah melakukan pemeriksaan.</p>
<p>Saat ini, kata Yulianus, cakupan pemeriksaan IVA di Sumba Barat Daya masih terbilang rendah.</p>
<p>Untuk itu, disebutnya masih membutuhkan dukungan serta perhatian dari seluruh komponen masyarakat Sumba Barat Daya agar cakupan pemeriksaan IVA dapat semakin lebih meningkat.</p>
<p>&#8220;Untuk pemeriksaan IVA kami laporkan Ibu Bupati dan Bapak Wakil Bupati, bahwa pemeriksaan IVA sudah berjalan di 16 puskesmas yang ada di seluruh wilayah Sumba Barat Daya dengan 382 sasaran dengan hasil 8 orang positif,&#8221; kata Yulianus sebelum launching kegiatan Pemeriksaan Kesehatan Gratis(PKG) dan Pemeriksaan IVA, Kamis(10/04/2025) siang tadi di Puskesmas Waimangura, Wewewa Barat.</p>
<p>Menurutnya, kanker serviks atau IVA merupakan kanker terbanyak yang ditemukan oleh Yayasan Kanker Indonesia. Dijelaskan Yulianus, kanker serviks atau IVA merupakan salah satu penyebab utama kematian tertinggi dunia nomor dua akibat kanker pada wanita setelah kanker payudara.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.storintt.id/per-hari-ini-kadis-kesehatan-sbd-sebut-8-orang-positif-iva-dari-382-sasaran/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">2896</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
