<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kelompok Tani Mbinya Mopir &#8211; Storintt</title>
	<atom:link href="https://www.storintt.id/tag/kelompok-tani-mbinya-mopir/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.storintt.id</link>
	<description>Dari NTT Untuk Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Mon, 28 Jul 2025 08:03:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://www.storintt.id/wp-content/uploads/2026/01/cropped-20260107_133519-32x32.png</url>
	<title>Kelompok Tani Mbinya Mopir &#8211; Storintt</title>
	<link>https://www.storintt.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">235295817</site>	<item>
		<title>Kadis Pertanian SBD &#8216;Bersilat Lidah&#8217; Dengan Kelompok Tani Hingga Salahkan Wartawan</title>
		<link>https://www.storintt.id/kadis-pertanian-sbd-bersilat-lidah-dengan-kelompok-tani-hingga-salahkan-wartawan/</link>
					<comments>https://www.storintt.id/kadis-pertanian-sbd-bersilat-lidah-dengan-kelompok-tani-hingga-salahkan-wartawan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rian Marviriks]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Jul 2025 08:02:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Regional]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Pertanian SBD]]></category>
		<category><![CDATA[Kelompok Tani Mbinya Mopir]]></category>
		<category><![CDATA[Sumur bor]]></category>
		<category><![CDATA[Yohanis Frin Tuka]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.timexntt.id/?p=3678</guid>

					<description><![CDATA[TIMEXNTT &#8211; Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sumba Barat Daya, Yohanis Frin Tuka bersilat lidah atau memutarbalik fakta soal pernyataannya yang meminta kelompok tani memasukan laporan dan harga barang untuk melancarkan proses pencairan untuk pekerjaan sumur bor tahap II dan III anggaran tahun 2024. Saat itu, Frin Tuka meminta 5 kelompok tani yang menggunakan merk Gronvos [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TIMEXNTT &#8211;</strong> Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sumba Barat Daya, Yohanis Frin Tuka bersilat lidah atau memutarbalik fakta soal pernyataannya yang meminta kelompok tani memasukan laporan dan harga barang untuk melancarkan proses pencairan untuk pekerjaan sumur bor tahap II dan III anggaran tahun 2024.</p>
<p>Saat itu, Frin Tuka meminta 5 kelompok tani yang menggunakan merk Gronvos untuk mengantar laporan, tepatnya pada 06 Mei 2025 ketika dikonfirmasi oleh sejumlah wartawan.</p>
<p>“Silakan, besok kelompok antar laporan belanja barang yang sudah ada saat ini. Kalau memang bisa dipertanggungjawabkan, tahap II bisa segera dicairkan. Kalau alasan bungkusan sudah hilang, bisa tunjukan dokumentasi berupa foto bungkusan barang sebagai bukti pertanggungjawaban,” kata Firn Tuka, Selasa(06/05/2025) ketika ditemui diruang kerjanya kala itu.</p>
<p>Sayangnya, ketika kelompok tani konfirmasi atas pemberitaan tersebut melalui WAG Sumur Bor yang beranggotakan seluruh kelompok tani penerima manfaat, Frin Tuka malah menuding pemberitaan wartawan tentang pernyataannya sendiri adalah omong kosong.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.storintt.id/kadis-pertanian-sbd-bersilat-lidah-dengan-kelompok-tani-hingga-salahkan-wartawan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">3678</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Petani Sebut Dinas Pertanian SBD Penipu Buntut Dari Bantuan Sumur Bor Sewakelola Hingga Sentil Lorentz</title>
		<link>https://www.storintt.id/petani-sebut-dinas-pertanian-sbd-penipu-buntut-dari-bantuan-sumur-bor-sewakelola-hingga-sentil-lorentz/</link>
					<comments>https://www.storintt.id/petani-sebut-dinas-pertanian-sbd-penipu-buntut-dari-bantuan-sumur-bor-sewakelola-hingga-sentil-lorentz/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rian Marviriks]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 May 2025 12:58:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Regional]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Pertanian SBD]]></category>
		<category><![CDATA[Groundvos]]></category>
		<category><![CDATA[Kelompok Tani Mbinya Mopir]]></category>
		<category><![CDATA[Lorentz]]></category>
		<category><![CDATA[Sumur bor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.timexntt.id/?p=3103</guid>

					<description><![CDATA[TIMEXNTT &#8211; Petani di Kecamatan Kodi Utara menyebut Dinas Pertanian Kabupaten Sumba Barat Daya(SBD) sebagai penipu buntut dari bantuan sumur bor anggaran tahun 2024. Amarah petani semakin memuncak karena pencairan tahap II hingga pada awal bulan Mei tahun 2025, Dinas Pertanian SBD belum kunjung memberikan rekomendasi pencairan. Padahal, pekerjaan tahap I sudah tuntas dikerjakan 100 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TIMEXNTT &#8211;</strong> Petani di Kecamatan Kodi Utara menyebut Dinas Pertanian Kabupaten Sumba Barat Daya(SBD) sebagai penipu buntut dari bantuan sumur bor anggaran tahun 2024.</p>
<p>Amarah petani semakin memuncak karena pencairan tahap II hingga pada awal bulan Mei tahun 2025, Dinas Pertanian SBD belum kunjung memberikan rekomendasi pencairan.</p>
<p>Padahal, pekerjaan tahap I sudah tuntas dikerjakan 100 persen. Dalam proses pekerjaan tahap I, sejumlah kelompok blak-balkan kalau pemilik mesin bor yang digunakan adalah intervensi dari Dinas Pertanian SBD.</p>
<p>Pekerjaan ini sendiri menggunakan sumber anggaran DAK tahun 2024 dengan sistem sewakelola dengan total anggaran Rp300 juta.</p>
<p>Meski sudah 100 persen pekerjaan pada tahap I diselesaikan, Dinas Pertanian SBD malah melakukan tindakan yang dinilai telah merugikan petani.</p>
<p>Bagaimana tidak, Dinas Pertanian SBD menahan rekomendasi pencairan tahap II bukan karena kendala mangkraknya pekerjaan pada tahap I, melainkan karena kelompok tani tidak menuruti permintaan dinas dalam menggunakan pihak ketiga yang ditunjuk oleh mereka.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.storintt.id/petani-sebut-dinas-pertanian-sbd-penipu-buntut-dari-bantuan-sumur-bor-sewakelola-hingga-sentil-lorentz/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">3103</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
