<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>petani &#8211; Storintt</title>
	<atom:link href="https://www.storintt.id/tag/petani/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.storintt.id</link>
	<description>Dari NTT Untuk Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Wed, 26 Aug 2026 10:40:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://www.storintt.id/wp-content/uploads/2026/01/cropped-20260107_133519-32x32.png</url>
	<title>petani &#8211; Storintt</title>
	<link>https://www.storintt.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">235295817</site>	<item>
		<title>Supply Buncis di Dapur SPPG Mandiri Langgalero, Maria Bilang Sangat Membantu Petani</title>
		<link>https://www.storintt.id/supply-buncis-di-dapur-sppg-mandiri-langgalero-maria-bilang-sangat-membantu-petani/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rian Marviriks]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Aug 2026 10:39:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Regional]]></category>
		<category><![CDATA[Kelompok tani persada]]></category>
		<category><![CDATA[Maria Koni Milla]]></category>
		<category><![CDATA[petani]]></category>
		<category><![CDATA[SPPG Mandiri Langgalero]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.storintt.id/?p=6117</guid>

					<description><![CDATA[STORINTT &#8211; Kehadiran program Makan Bergisi Gratis(MBG) ternyata membawa dampak untuk para petani di pelosok desa, khususnya petani horti. Selama ini, tantanngan terbesar mereka adalah soal harga pasar yang tak menentu, termasuk ketidakpastian rantai distribusi. Dengan sinergi yang terus terjalin antara pengelola Dapur MBG dan petani horti di Sumba Barat Daya, khsusnya di Kelompok Persada, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>STORINTT &#8211;</strong> Kehadiran program Makan Bergisi Gratis(MBG) ternyata membawa dampak untuk para petani di pelosok desa, khususnya petani horti.</p>
<p>Selama ini, tantanngan terbesar mereka adalah soal harga pasar yang tak menentu, termasuk ketidakpastian rantai distribusi.</p>
<p>Dengan sinergi yang terus terjalin antara pengelola Dapur MBG dan petani horti di Sumba Barat Daya, khsusnya di Kelompok Persada, tentunya menjadi penopang kesejahteraan petani sekaligus pilar pembentukan generasi masa depan yang sehat dan cerdas.</p>
<p>Demikian yang dialami oleh seorang anggota Kelompok Persada, Desa Kabali Dana, Wewewa Barat, Maria Koni Milla. Menurutnya, kehadiran dapur MBG di Sumba Barat Daya menjadi salah satu jawaban atas kegelisahan dirinya selama ini yang tidak mendapatkan kepastian pasar.</p>
<p>Sebelum program MBG diluncurkan, Maria sudah terlebih dahulu menanam buncis. Hasil panen ia jual di pasar tradisional dengan harga yang tidak pasti. Bahkan, karena tidak habis terjual, ia tidak segan-segan menempuh sistem barter dengan pedagang lain.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">6117</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kadis Pertanian SBD: Kita Baru Dapat 6 Combain di Masa Kepemimpinan Ratu Angga, Tahun Sebelum Tidak Pernah</title>
		<link>https://www.storintt.id/kadis-pertanian-sbd-kita-baru-dapat-6-combain-di-masa-kepemimpinan-ratu-angga-tahun-sebelum-tidak-pernah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rian Marviriks]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Apr 2026 00:25:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Regional]]></category>
		<category><![CDATA[combain]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Pertanian SBD]]></category>
		<category><![CDATA[Hand Tractor]]></category>
		<category><![CDATA[petani]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.storintt.id/?p=5206</guid>

					<description><![CDATA[STORINTT &#8211; Sejak terlantik pada bulan Februari 2025 lalu, Bupati Ratu Ngadu Bonnu Wulla dan Wakil Bupati Dominikus Alphawan Rangga Kaka langsung menunjukan kerja-kerja mereka. Khusus di bidang pertanian, mereka telah berhasil mendatangkan bantuan mesin combain sebanyak 4 unit yang bersumber dari APBN anggaran tahun 2025. Kemudian pada tahun 2026, mereka kembali berhasil mendapat 2 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>STORINTT &#8211;</strong> Sejak terlantik pada bulan Februari 2025 lalu, Bupati Ratu Ngadu Bonnu Wulla dan Wakil Bupati Dominikus Alphawan Rangga Kaka langsung menunjukan kerja-kerja mereka.</p>
<p>Khusus di bidang pertanian, mereka telah berhasil mendatangkan bantuan mesin combain sebanyak 4 unit yang bersumber dari APBN anggaran tahun 2025.</p>
<p>Kemudian pada tahun 2026, mereka kembali berhasil mendapat 2 combain, sehingga total keseluruhannya 6 unit dengan total anggaran mencapai miliaran rupiah.</p>
<p>Tentunya, ini menjadi keseriusan mereka dalam merealisasikan beberapa janji kampanye selama proses pilkada untuk meningkatkan dan memudahkan para petani dalam mengolah lahan pertanian. Apalagi, di masa sekarang ini, para petani sangat kesulitan dalam memanen hasil pertanian seperti padi sawah dan ladang dengan menggunakan tenaga manusia.</p>
<p>Secara teknis, penanganan peralatan seperti traktor besar dan mesin combain ditangani pemerintah karena biaya perawatan dan lain-lain cukup mahal. Dan pemerintah siap melayani bila masyarakat membutuhkannya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">5206</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kebun Jane Belu Panen 15 Ton Hortikultura, Buka Lapangan Pekerjaan dan Serap Tenaga Kerja Lokal</title>
		<link>https://www.storintt.id/kebun-jane-belu-panen-15-ton-hortikultura-buka-lapangan-pekerjaan-dan-serap-tenaga-kerja-lokal/</link>
					<comments>https://www.storintt.id/kebun-jane-belu-panen-15-ton-hortikultura-buka-lapangan-pekerjaan-dan-serap-tenaga-kerja-lokal/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rian Marviriks]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Sep 2025 02:17:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Regional]]></category>
		<category><![CDATA[Atambua]]></category>
		<category><![CDATA[DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[Hortikultura]]></category>
		<category><![CDATA[Jane Natalia Suryanto]]></category>
		<category><![CDATA[Kebun Jane]]></category>
		<category><![CDATA[petani]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.timexntt.id/?p=3901</guid>

					<description><![CDATA[TIMEXNTT, Atambua &#8211; Komitmen Jane Natalia Suryanto untuk berbuat baik bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur bukan sekadar omon-omon melainkan tindakan nyata yang terus menerus dilakukan. Gagal melangkah ke senayan mewaliki Rakyat NTT daerah pemilihan II pada tahun 2024 dan kembali gagal menuju gedung Sasando dalam kontestasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTT tahun 2024 tak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TIMEXNTT, Atambua &#8211;</strong> Komitmen Jane Natalia Suryanto untuk berbuat baik bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur bukan sekadar omon-omon melainkan tindakan nyata yang terus menerus dilakukan.</p>
<p>Gagal melangkah ke senayan mewaliki Rakyat NTT daerah pemilihan II pada tahun 2024 dan kembali gagal menuju gedung Sasando dalam kontestasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTT tahun 2024 tak menyurutkan niatnya untuk terus berkarya di Bumi Flobamorata.</p>
<p>Jane Natalia Suryanto atau yang akrab disapa Ibu Jane, Kak Jane atau Sis Jane ini terus melayani dan membantu masyarakat NTT melalui kegiatan sosial serta pengembangan pertanian dan peternakan.</p>
<p>Untuk bidang pertanian, Sis Jane mengembangkan Kebun Jane di Kabupaten Sumba Timur dan Belu.</p>
<p>Dan untuk peternakan, ada pengembangan ayam petelur dan Babi Sehat di Kabupaten Rote Ndao.</p>
<p>Bukti bahwa usaha yang dilakukannya mulai menunjukkan hasilnya adalah dengan adanya panen perdana Kebun Jane di Kabupaten Belu yang dilakukan pada Jumat (5/9/2025).</p>
<p>Panen perdana ini menghasilkan sekitar 15 ton hortikultura ini meliputi Cabai, Labu, Semangka Biji dan Non Biji, Melon Madu, dan pada akhir September akan ada panen Tomat , Edamame, Jagung, juga Wortel.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.storintt.id/kebun-jane-belu-panen-15-ton-hortikultura-buka-lapangan-pekerjaan-dan-serap-tenaga-kerja-lokal/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">3901</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dinas Pertanian SBD Minta Petani Tunggu Hasil Audit, Inspektorat Bantah: Tidak Perlu Tunggu Kami Untuk Pencairan, Tidak Ada Mekanisme Itu</title>
		<link>https://www.storintt.id/dinas-pertanian-sbd-minta-petani-tunggu-hasil-audit-inspektorat-bantah-tidak-perlu-tunggu-kami-untuk-pencairan-tidak-ada-mekanisme-itu/</link>
					<comments>https://www.storintt.id/dinas-pertanian-sbd-minta-petani-tunggu-hasil-audit-inspektorat-bantah-tidak-perlu-tunggu-kami-untuk-pencairan-tidak-ada-mekanisme-itu/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rian Marviriks]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Aug 2025 10:46:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Regional]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Pertanian SBD]]></category>
		<category><![CDATA[Haris Matutina]]></category>
		<category><![CDATA[Inspektorat SBD]]></category>
		<category><![CDATA[petani]]></category>
		<category><![CDATA[RAB]]></category>
		<category><![CDATA[Sumur bor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.timexntt.id/?p=3816</guid>

					<description><![CDATA[TIMEXNTT &#8211; Pencairan tahap II dan III untuk pekerjaan sumur bor terhadap 5 kelompok tani semakin tidak jelas. Bagaimana tidak, Dinas Pertanian yang awalnya meminta kelompok untuk menunggu hasil pemeriksaan dari Inspektorat malah terbantahkan. Ditemui, Kepala Inspektorat SBD, Theofilus Natara membantah pernyataan Dinas Pertanian yang menyebut proses pencairan tahap II dan III baru dilakukan seusai [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TIMEXNTT &#8211;</strong> Pencairan tahap II dan III untuk pekerjaan sumur bor terhadap 5 kelompok tani semakin tidak jelas. Bagaimana tidak, Dinas Pertanian yang awalnya meminta kelompok untuk menunggu hasil pemeriksaan dari Inspektorat malah terbantahkan.</p>
<p>Ditemui, Kepala Inspektorat SBD, Theofilus Natara membantah pernyataan Dinas Pertanian yang menyebut proses pencairan tahap II dan III baru dilakukan seusai pemeriksaan yang dilakukan pihaknya.</p>
<p>Menurutnya, soal dilayani pencairan atau tidak itu menjadi tanggung jawab Dinas Pertanian sebagai pelaksana teknis. Apalagi tidak ada mekanisme yang mengatur tentang hal tersebut.</p>
<p>&#8220;Siapa yang bilang menunggu dari Inspektorat? Jadi begini, tidak ada sangkut paut mau pencairan tunggu Inspektorat, tidak ada itu. Dia mau cair, cair sendiri, tidak ada mekanisme itu yang bilang tunggu Inspektorat. Kalau soal dilayani pencairan atau tidak itu tidak berkaitan dengan kami,&#8221; kata Kepala Inspektorat SBD, Theofilus Natara dalam membantah pernyataan pihak Dinas Pertanian ketika ditemui, Senin(25/08/2025).</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.storintt.id/dinas-pertanian-sbd-minta-petani-tunggu-hasil-audit-inspektorat-bantah-tidak-perlu-tunggu-kami-untuk-pencairan-tidak-ada-mekanisme-itu/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">3816</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
