<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>RSUD Reda Bolo &#8211; Storintt</title>
	<atom:link href="https://www.storintt.id/tag/rsud-reda-bolo/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.storintt.id</link>
	<description>Dari NTT Untuk Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Fri, 24 Apr 2026 07:34:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://www.storintt.id/wp-content/uploads/2026/01/cropped-20260107_133519-32x32.png</url>
	<title>RSUD Reda Bolo &#8211; Storintt</title>
	<link>https://www.storintt.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">235295817</site>	<item>
		<title>Aste Dappa Polisikan Wartawan Karena Dituding Melakukan Kekerasan: Tidak Benar Itu, Jangan Mengarang Cerita</title>
		<link>https://www.storintt.id/aste-dappa-polisikan-wartawan-karena-dituding-melakukan-kekerasan-tidak-benar-itu-jangan-mengarang-cerita/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rian Marviriks]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Apr 2026 07:31:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Regional]]></category>
		<category><![CDATA[Aste Dappa]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Sumba Barat Daya]]></category>
		<category><![CDATA[RSUD Reda Bolo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.storintt.id/?p=5331</guid>

					<description><![CDATA[STORINTT &#8211; Seorang warga Desa Wee Rame, Kecamatan Wewewa Tengah, Asterius Dappa Kira mengambil langkah hukum atas tudingan kekerasan yang dialamatkan terhadap dirinya. Untuk diketahui, sejumlah wartawan yang hadir saat Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin melakukan peninjauan progres RSUD Reda Bolo tidak ada yang dilarang untuk menjalankan tugas jurnalistik. Bahkan, beberapa wartawan melakukan live streaming. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>STORINTT &#8211;</strong> Seorang warga Desa Wee Rame, Kecamatan Wewewa Tengah, Asterius Dappa Kira mengambil langkah hukum atas tudingan kekerasan yang dialamatkan terhadap dirinya.</p>
<p>Untuk diketahui, sejumlah wartawan yang hadir saat Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin melakukan peninjauan progres RSUD Reda Bolo tidak ada yang dilarang untuk menjalankan tugas jurnalistik. Bahkan, beberapa wartawan melakukan live streaming.</p>
<p>Keributan itu terjadi sesaat setelah rombongan Kementerian Kesehatan meninggalkan RSUD Reda Bolo.</p>
<p>Aste yang saat ini sebagai driver di RSDU Reda Bolo membantah melakukan tindakan kekerasan seperti yang dituding oleh seorang wartawan di Sumba Barat Daya, Gunter Meha atau GM.</p>
<p>Dengan tudingan itu, Aste pun mengambil langkah hukum dengan melaporkan GM di Polres Sumba Barat Daya. Ia bersama keluarga merasa dirugikan atas tudingan tersebut. Aste akan melaporkan GM dan 2 orang lainnya.</p>
<p>&#8220;Tadi saya sudah konsultasi di polres atas informasi miring yang menuduh saya melakukan kekerasan. Dari pihak polres minta saya lengkapi berkas. Beberapa jam ke depan saya akan ke polres membawa berkas dan melaporkan secara resmi. Yang saya lapor itu Gunter Meha dan 2 orang lainnya,&#8221; kata Aste, Jumat(24/04/2026).</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">5331</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Menteri Kesehatan Tinjau RSUD Reda Bolo: Dalam Sebulan Alkes Harus Tiba</title>
		<link>https://www.storintt.id/menteri-kesehatan-tinjau-rsud-reda-bolo-dalam-sebulan-alkes-harus-tiba/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rian Marviriks]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Apr 2026 12:44:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Regional]]></category>
		<category><![CDATA[Budi Gunadi Sadikin]]></category>
		<category><![CDATA[Menteri Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[RSUD Reda Bolo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.storintt.id/?p=5328</guid>

					<description><![CDATA[STORINTT &#8211; Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Sumba Barat Daya untuk meninjau secara langsung pembangunan gedung RSUD Reda Bolo, Kamis(23/04/2026). Untuk diketahui, gedung baru RSUD Reda Bolo ini merupakan hasil aspirasi Bupati Ratu Ngadu Bonnu Wulla sewaktu menjabat sebagai anggota DPR RI Komisi IX. Sedangkan, pembangunan ini merupakan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>STORINTT &#8211;</strong> Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Sumba Barat Daya untuk meninjau secara langsung pembangunan gedung RSUD Reda Bolo, Kamis(23/04/2026).</p>
<p>Untuk diketahui, gedung baru RSUD Reda Bolo ini merupakan hasil aspirasi Bupati Ratu Ngadu Bonnu Wulla sewaktu menjabat sebagai anggota DPR RI Komisi IX. Sedangkan, pembangunan ini merupakan Program Hasil Terbaik Cepat(PHTC) besutan Presiden Prabowo Subianto.</p>
<p>Pantauan storintt.id, Menkes Budi tiba di RSUD Reda Mbolo didampingi oleh Gubernur NTT, Melkiades Laka Lena, Bupati Ratu Ngadu Bonnu Wulla bersama rombongan kementerian lainnya.</p>
<p>Selanjutnya, Menkes Budi memantau progres pembangunan RSUD Reda Bolo dari lantai 1 hingga lantai 3.</p>
<p>Dikonfirmasi seusai melakukan peninjauan, Menkes Budi menegaskan, untuk mendukung pengoperasian RSUD Reda Bolo, dalam sebulan alat kesehatan harus tiba.</p>
<p>&#8220;Kita ingin memastikan agar cepat beroperasi, gedung ini sudah siap, alat-alat iya dalam sebulan harus bisa datang biar RS ini bisa digunakan untuk masyarakat. Tadi saya juga minta bantuan Ibu Bupati agar ini cepat beroperasi,&#8221; kata Menkes Budi Gunadi.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">5328</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kronologi Pembunuhan di Kodi Utara Sumba Barat Daya, Satu Pelaku Dirujuk ke RSUD Reda Bolo</title>
		<link>https://www.storintt.id/kronologi-pembunuhan-di-kodi-utara-sumba-barat-daya-satu-pelaku-dirujuk-ke-rsud-reda-bolo/</link>
					<comments>https://www.storintt.id/kronologi-pembunuhan-di-kodi-utara-sumba-barat-daya-satu-pelaku-dirujuk-ke-rsud-reda-bolo/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rian Marviriks]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 31 May 2025 11:22:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Regional]]></category>
		<category><![CDATA[Kasat Reskrim SBD]]></category>
		<category><![CDATA[Kodi Utara]]></category>
		<category><![CDATA[pembunuhan di SBD]]></category>
		<category><![CDATA[RSUD Reda Bolo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.timexntt.id/?p=3335</guid>

					<description><![CDATA[TIMEXNTT &#8211; Masyarakat Sumba Barat Daya kembali dikejutkan dengan kasus pembunuhan yang terjadi di Desa Kori, Kecamatan Kodi Utara, Sabtu(31/05/2025). Tindak Pidana yang terjadi di Desa Kori ini dilatarbelakangi dendam lama antara kedua kampung yaitu Kampung Watu Kahale dan Kampung Kalembu Walakari. Diketahui, pada tahun 2017 yg lalu terjadi perselisihan terkait ternak babi yang menimbulkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TIMEXNTT &#8211;</strong> Masyarakat Sumba Barat Daya kembali dikejutkan dengan kasus pembunuhan yang terjadi di Desa Kori, Kecamatan Kodi Utara, Sabtu(31/05/2025).</p>
<p>Tindak Pidana yang terjadi di Desa Kori ini dilatarbelakangi dendam lama antara kedua kampung yaitu Kampung Watu Kahale dan Kampung Kalembu Walakari.</p>
<p>Diketahui, pada tahun 2017 yg lalu terjadi perselisihan terkait ternak babi yang menimbulkan salah satu warga Kampung Watu Kahale terbunuh.</p>
<p>Terkonfirmasi, Kasat Reskrim Polres Sumba Barat Daya, AKP I Ketut Ray Artika mengatakan, awalnya korban menuju Pasar Kori dengan tujuan untuk membeli beberapa kebutuhan.</p>
<p>Namun demikian, setibanya di pasar, korban berpapasan dengan 3 orang pelaku. Kemudian, 3 pelaku mengejar korban hingga ke luar lokasi pasar.</p>
<p>&#8220;Akhirnya terkepung di halaman rumah dari Rangga Steven yang berada tepat di samping lokasi pasar. Para pelaku lalu melakukan penyerangan kepada korban dengan senjata tajam dimana korban juga melakukan perlawanan namun karena kalah jumlah, korban akhirnya meninggal dunia di TKP,&#8221; kata AKP I Ketut Ray Artika.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.storintt.id/kronologi-pembunuhan-di-kodi-utara-sumba-barat-daya-satu-pelaku-dirujuk-ke-rsud-reda-bolo/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">3335</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Quik Win Prabowo Mulai Diimplementasikan di RSUD Reda Bolo Sumba Barat Daya NTT</title>
		<link>https://www.storintt.id/quik-win-prabowo-mulai-diimplementasikan-di-rsud-reda-bolo-sumba-barat-daya-ntt/</link>
					<comments>https://www.storintt.id/quik-win-prabowo-mulai-diimplementasikan-di-rsud-reda-bolo-sumba-barat-daya-ntt/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rian Marviriks]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Jan 2025 03:57:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Sumba Barat Daya]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenkes RI]]></category>
		<category><![CDATA[Puskesmas Watukawula]]></category>
		<category><![CDATA[RSUD Reda Bolo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.timexntt.id/?p=1954</guid>

					<description><![CDATA[TIMEXNTT &#8211; Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) atau Quick Win Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) mulai diimplementasikan melalui peletakan batu pertama pembangunan infrastruktur untuk RSUD Reda Bolo, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, pada Jumat (17/01/2025). Quick Win ini merupakan salah satu dari tiga program prioritas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TIMEXNTT &#8211;</strong> Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) atau Quick Win Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) mulai diimplementasikan melalui peletakan batu pertama pembangunan infrastruktur untuk RSUD Reda Bolo, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, pada Jumat (17/01/2025).</p>
<p>Quick Win ini merupakan salah satu dari tiga program prioritas yang harus dijalankan oleh Kemenkes.</p>
<p>Dua program lainnya adalah Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Pengentasan Tuberkulosis (TBC).</p>
<p>Dalam sambutannya, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan RSUD Reda Bolo akan ditingkatkan dari tipe D menjadi tipe C, sehingga RS ini akan memiliki fasilitas yang lebih baik, dan pasien dengan kasus yang lebih serius bisa langsung ditangani tanpa harus dirujuk ke rumah sakit di Jakarta dan kabupaten provinsi.</p>
<p>“Pasien tidak perlu dikirim ke Kupang. RS ini bisa melayani masyarakat dengan lebih baik dan sembuh,” kata Menkes Budi.</p>
<p>RS Tipe C diwajibkan memiliki dokter spesialis dasar, seperti spesialis penyakit dalam, bedah, kebidanan, dan anak.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.storintt.id/quik-win-prabowo-mulai-diimplementasikan-di-rsud-reda-bolo-sumba-barat-daya-ntt/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">1954</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
