<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>rumah layak huni &#8211; Storintt</title>
	<atom:link href="https://www.storintt.id/tag/rumah-layak-huni/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.storintt.id</link>
	<description>Dari NTT Untuk Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Fri, 22 May 2026 05:19:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.storintt.id/wp-content/uploads/2026/01/cropped-20260107_133519-32x32.png</url>
	<title>rumah layak huni &#8211; Storintt</title>
	<link>https://www.storintt.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">235295817</site>	<item>
		<title>Pemerintah Sumba Barat Daya Alokasikan Anggaran Rp17 Miliar Untuk Tiga Program Tahun 2026</title>
		<link>https://www.storintt.id/pemerintah-sumba-barat-daya-alokasikan-anggaran-rp17-miliar-untuk-tiga-program-tahun-2026/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rian Marviriks]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 May 2026 04:17:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Regional]]></category>
		<category><![CDATA[meteran gratis]]></category>
		<category><![CDATA[Ratu Angga]]></category>
		<category><![CDATA[rumah layak huni]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.storintt.id/?p=5484</guid>

					<description><![CDATA[STORINTT &#8211; Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya di bawah kepemimpinan Bupati Ratu Ngadu Bonnu Wulla dan Wakil Bupati Dominikus Alphawan Angga Kaka alokasikan anggaran Rp17.083.554.000 untuk tiga program di anggaran tahun 2026. Anggaran tersebut diperuntukan demi menyukseskan program-program kerja pemerintah melalui Dinas Perikanan, Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman dan Bagian Kesejahteraan Masyarakat(Kesra). Bupati Sumba Barat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>STORINTT &#8211;</strong> Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya di bawah kepemimpinan Bupati Ratu Ngadu Bonnu Wulla dan Wakil Bupati Dominikus Alphawan Angga Kaka alokasikan anggaran Rp17.083.554.000 untuk tiga program di anggaran tahun 2026.</p>
<p>Anggaran tersebut diperuntukan demi menyukseskan program-program kerja pemerintah melalui Dinas Perikanan, Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman dan Bagian Kesejahteraan Masyarakat(Kesra).</p>
<p>Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonnu Wulla mengatakan, pemerintah akan terus mendorong program-program yang bermanfaat dan menjawab kebutuhan masyarakat, baik program yang berkaitan dengan peningkatan kualitas SDM maupun program-program pemberdayaan masyarakat.</p>
<p>Sebagai bukti kerja Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya dalam mendorong generasi emas Sumba Barat Daya, melalui bagian Kesra, pemerintah akan memberikan bantuan berupa beasiswa kepada putra-putri daerah Sumba Barat Daya berprestasi dan kurang mampu.</p>
<p>Bantuan beasiswa tersebut habiskan anggaran Rp4,80 miliar dengan menyasar 735 pelajar di daerah ini. Selain itu, bantuan untuk fasilitas pendanaan sarana prasarana dan bantuan pengelolaan hasil perikanan melalui Dinas Perikanan Kabupaten Sumba Barat Daya sejumlah Rp526.554.000 yang akan disalurkan mulai dari bulan Juni hingga Desember 2026.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">5484</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ratu Angga Realisasikan Janji Kampanye, 719 Warga SBD Sudah Menerima Bantuan Rumah</title>
		<link>https://www.storintt.id/ratu-angga-realisasikan-janji-kampanye-719-warga-sbd-sudah-menerima-bantuan-rumah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rian Marviriks]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 May 2026 03:22:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Regional]]></category>
		<category><![CDATA[BSPS SBD]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Perumahan SBD]]></category>
		<category><![CDATA[Ratu Angga]]></category>
		<category><![CDATA[rumah layak huni]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.storintt.id/?p=5412</guid>

					<description><![CDATA[STORINTT &#8211; Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya di bawah kendali Bupati Ratu Ngadu Bonnu Wulla dan Wakil Bupati, Dominikus Alphawan Rangga Kaka menunjukan komitmen mereka dalam merealisasikan berbagai janji politik selama masa kampanye. Selain menyalurkan ribuan bantuan meteran gratis, mereka juga sudah mewujudkan harapan masyarakat Sumba Barat Daya yang sudah lama merindukan bantuan rumah layak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>STORINTT &#8211;</strong> Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya di bawah kendali Bupati Ratu Ngadu Bonnu Wulla dan Wakil Bupati, Dominikus Alphawan Rangga Kaka menunjukan komitmen mereka dalam merealisasikan berbagai janji politik selama masa kampanye.</p>
<p>Selain menyalurkan ribuan bantuan meteran gratis, mereka juga sudah mewujudkan harapan masyarakat Sumba Barat Daya yang sudah lama merindukan bantuan rumah layak huni. Tentunya bantuan tersebut disalurkan secara bertahap, mengingat terjadinya pemangkasan TKD Rp215 miliar pada tahun 2026.</p>
<p>Pada tahun 2025, kurang lebih 244 unit rumah sudah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang menyebar di 11 kecamatan. Bantuan tersebut bersumber dari Dana Alokasi Khusus(DAK) dan Dana Alokasu Umum(DAU).</p>
<p>Pada tahun 2026, melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Pemerintah Sumba Barat Daya kembali menyalurkan 245 bantuan rumah. Nantinya, setiap penerima manfaatkan mendapat anggaran Rp35 juta, sehingga total anggaran yang dihabiskan Rp8.575.000.000.</p>
<p>Bukan hanya itu, dengan berbagai bentuk lobi yang dilakukan di tingkat pusat, Pemerintah Sumba Barat Daya juga mendapatkan jatah alokasi anggaran PBN Rp4 miliar untuk 200 unit rumah. Masing-masing penerima manfaat akan mendapat Rp20 juta.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">5412</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dari Keterbatasan Menuju Harapan! 1890 Unit Meteran Sudah Menyala, 244 Rumah Layak Huni Dibangun</title>
		<link>https://www.storintt.id/dari-keterbatasan-menuju-harapan-1890-unit-meteran-sudah-menyala-244-rumah-layak-huni-dibangun/</link>
					<comments>https://www.storintt.id/dari-keterbatasan-menuju-harapan-1890-unit-meteran-sudah-menyala-244-rumah-layak-huni-dibangun/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rian Marviriks]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Nov 2025 09:32:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Capaian pemerintah sumba barat daya]]></category>
		<category><![CDATA[meteran gratis]]></category>
		<category><![CDATA[rumah layak huni]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.timexntt.id/?p=4344</guid>

					<description><![CDATA[TIMEXNTT &#8211; Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya di bawah kepemimpinan Bupati Ratu Ngadu Bonnu Wulla dan Wakil Bupati Dominikus Alphawan Rangga Kaka gerak cepat dalam mewujudkan program-program strategis pembangunan di daerah ini. Tentunya, kerja-kerja yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya ini sebagai bentuk komitmen dalam membuktikan dan mewujudkan harapan-harapan masyarakat kecil, termasuk dalam [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TIMEXNTT &#8211;</strong> Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya di bawah kepemimpinan Bupati Ratu Ngadu Bonnu Wulla dan Wakil Bupati Dominikus Alphawan Rangga Kaka gerak cepat dalam mewujudkan program-program strategis pembangunan di daerah ini.</p>
<p>Tentunya, kerja-kerja yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya ini sebagai bentuk komitmen dalam membuktikan dan mewujudkan harapan-harapan masyarakat kecil, termasuk dalam merealisasikan janji-janji politik.</p>
<p>Dalam kepemimpinan mereka, melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman, masyarakat mulai merasakan capaian-capaian mereka.</p>
<p>Bagaimana tidak, ribuan unit meteran sudah terpasang dan dirasakan oleh masyarakat. Bukan hanya itu, ratusan rumah layak huni untuk keluarga tidak mampu juga sudah tersalurkan.</p>
<p><strong>1890 Unit Meteran Sudah <em>&#8220;Menyala Angle&#8221;</em> Dari Keterbatasan Menuju Harapan</strong></p>
<p>Program ini merupakan salah satu prioritas Bupati Ratu Ngadu Bonnu Wulla dan Wakil Bupati Dominikus Alphawan Rangga Kaka. Selama masa kampanye, program ini juga menjadi salah satu janji politik mereka.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.storintt.id/dari-keterbatasan-menuju-harapan-1890-unit-meteran-sudah-menyala-244-rumah-layak-huni-dibangun/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">4344</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Di Desa Kadu Eta SBD, Seorang Ibu Hidup Bersama 3 Anak Digubuk Reot: Tak Ada Tanah Untuk Bangun Rumah Layak Huni</title>
		<link>https://www.storintt.id/di-desa-kadu-eta-sbd-seorang-ibu-hidup-bersama-3-anak-digubuk-reot-tak-ada-tanah-untuk-bangun-rumah-layak-huni/</link>
					<comments>https://www.storintt.id/di-desa-kadu-eta-sbd-seorang-ibu-hidup-bersama-3-anak-digubuk-reot-tak-ada-tanah-untuk-bangun-rumah-layak-huni/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rian Marviriks]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Sep 2025 12:02:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Regional]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Kadu Eta]]></category>
		<category><![CDATA[Gubuk reot]]></category>
		<category><![CDATA[Kodi Utara]]></category>
		<category><![CDATA[rumah layak huni]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.timexntt.id/?p=4016</guid>

					<description><![CDATA[TIMEXNTT &#8211; Seorang ibu di Desa Kadu Eta, Kecamatan Kodi Utara harus hidup bersama 3 anaknya digubuk reot lantaran tidak punya tanah untuk membangun rumah layak huni. Kondisi kehidupan ibu rumah tangga tersebut diketahui publik ketika diunggah oleh pengguna facebook, @Ancelalo. Dalam isi video itu, @Ancelalo bersama rekannya sedang melakukan tugas pendataan. Ia bersama rekannya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TIMEXNTT &#8211;</strong> Seorang ibu di Desa Kadu Eta, Kecamatan Kodi Utara harus hidup bersama 3 anaknya digubuk reot lantaran tidak punya tanah untuk membangun rumah layak huni.</p>
<p>Kondisi kehidupan ibu rumah tangga tersebut diketahui publik ketika diunggah oleh pengguna facebook, @Ancelalo.</p>
<p>Dalam isi video itu, @Ancelalo bersama rekannya sedang melakukan tugas pendataan. Ia bersama rekannya menyempatkan diri untuk merekam kondisi gubuk reot yang dihuni oleh seorang ibu bersama 3 orang anak.</p>
<p>&#8220;Diposting atas ijin ibu tersebut,&#8221; tulis @Ancelalo dalam memberi keterangan video tersebut dikutip timexntt.id, Sabtu(27/09/2025).</p>
<p>Selain itu, @Ancelalo juga memberi keterangan secara lengkap dipostingan video tersebut. Ditulisnya, tampak luar dalam gubuk itu tidak layak dihuni. Sedangkan, suami dari ibu rumah tangga itu disebut sudah lama merantau.</p>
<p>@Ancelalo juga mengutip pernyataan seorang ibu itu bahwa hampir seluruh atap sudah bocor. Gubuk itu beratapkan alam. Sehingga setiap kali musim hujan, mereka harus berlindung di bawah atap yang masih bisa menahan derasnya air hujan.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.storintt.id/di-desa-kadu-eta-sbd-seorang-ibu-hidup-bersama-3-anak-digubuk-reot-tak-ada-tanah-untuk-bangun-rumah-layak-huni/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">4016</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Viral! Warga Bangun Rumah Hasil Merantau, Pemerintah Desa Weekombak Malah Klaim Hasil Bantuan Dari Dana Desa</title>
		<link>https://www.storintt.id/viral-warga-bangun-rumah-hasil-merantau-pemerintah-desa-weekombak-malah-klaim-hasil-bantuan-dari-dana-desa/</link>
					<comments>https://www.storintt.id/viral-warga-bangun-rumah-hasil-merantau-pemerintah-desa-weekombak-malah-klaim-hasil-bantuan-dari-dana-desa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rian Marviriks]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 May 2025 06:24:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Regional]]></category>
		<category><![CDATA[Dana Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Weekombak]]></category>
		<category><![CDATA[rumah layak huni]]></category>
		<category><![CDATA[wewewa barat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.timexntt.id/?p=3303</guid>

					<description><![CDATA[TIMEXNTT &#8211; Sebuah postingan bangunan rumah beredar luas di media sosial hingga mendapat sorotan dari warganet. Berdasarkan isi postingan tersebut, diduga ada manipulasi data berupa bantuan rumah yang bersumber dari dana desa yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Weekombak, Wewewa Barat, SBD. Padahal, bangunan rumah tersebut merupakan hasil keringat warga yang selama ini habiskan waktu untuk [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TIMEXNTT &#8211;</strong> Sebuah postingan bangunan rumah beredar luas di media sosial hingga mendapat sorotan dari warganet.</p>
<p>Berdasarkan isi postingan tersebut, diduga ada manipulasi data berupa bantuan rumah yang bersumber dari dana desa yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Weekombak, Wewewa Barat, SBD.</p>
<p>Padahal, bangunan rumah tersebut merupakan hasil keringat warga yang selama ini habiskan waktu untuk bekerja di tanah rantau.</p>
<p>Unggahan dari akun facebook @Muka Ni Plsu menjadi viral ketika memberanikan diri dalam mempertanyakan sikap pemerintah desa yang sudah klaim bangunan rumah miliknya merupakan hasil bantuan dari dana desa.</p>
<p>Ia menerangkan, biaya yang digunakan dalam membangun rumah tersebut merupakan hasil kerjanya selama berada di tanah rantau. Bukan dari bantuan dana desa.</p>
<p>&#8220;Siapapun pasti tidak terima hasil usaha sendiri malah masuk hitungan bantuan dana desa, padahal kami rela merantau jauh-jauh demi rumah ini, setelah selesai kami bangun malah di anggap dana desa. Sakit rasanya buat kami anak rantau yang perjuangkan rumah ini bertahun-tahun setelah jadi malah masuk hitungan dari dana desa. Sedangkan kami tidak ada terima bahan apapun dari dana desa untuk rumah ini,&#8221; tulisnya dalam memberi keterangan foto bangunan tersebut.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.storintt.id/viral-warga-bangun-rumah-hasil-merantau-pemerintah-desa-weekombak-malah-klaim-hasil-bantuan-dari-dana-desa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">3303</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati dan Wakil Bupati SBD Tepati Janji Kampanye Dengan Menyalurkan Bantuan Rumah dan Meteran Listrik untuk Tahun 2025</title>
		<link>https://www.storintt.id/bupati-dan-wakil-bupati-sbd-tepati-janji-kampanye-dengan-menyalurkan-bantuan-rumah-dan-meteran-listrik-untuk-tahun-2025/</link>
					<comments>https://www.storintt.id/bupati-dan-wakil-bupati-sbd-tepati-janji-kampanye-dengan-menyalurkan-bantuan-rumah-dan-meteran-listrik-untuk-tahun-2025/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rian Marviriks]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 May 2025 12:10:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Regional]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman]]></category>
		<category><![CDATA[Program 100 hari kerja bupati sbd]]></category>
		<category><![CDATA[rumah layak huni]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.timexntt.id/?p=3276</guid>

					<description><![CDATA[TIMEXNTT &#8211; Bupati dan Wakil Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonu Wulla dan Dominikus Alphawan Rangga Kaka menepati janji kampanye mereka terhadap masyarakat. Selama masa kampanye, mereka menjanjikan sejumlah program yang akan disalurkan langsung kepada masyarakat, termasuk perumahan dan meteran listrik gratis. Untuk diketahui, Bupati dan Wakil Bupati SBD periode 2025-2030 ini baru menjalankan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TIMEXNTT &#8211;</strong> Bupati dan Wakil Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonu Wulla dan Dominikus Alphawan Rangga Kaka menepati janji kampanye mereka terhadap masyarakat.</p>
<p>Selama masa kampanye, mereka menjanjikan sejumlah program yang akan disalurkan langsung kepada masyarakat, termasuk perumahan dan meteran listrik gratis.</p>
<p>Untuk diketahui, Bupati dan Wakil Bupati SBD periode 2025-2030 ini baru menjalankan roda kepemimpin kurang lebih 3 bulan.</p>
<p>Meski baru menjabat, mereka langsung tancap gas dalam menepati beberapa janji kampanye mereka.</p>
<p>Benar saja, dalam upacara peringatan HUT ke-18 SBD, Bupati Ratu menyampaikan sejumlah capaian sebelum 100 hari kerja.</p>
<p>&#8220;Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman menyerahkan bantuan alokasi khusus tematik pengentasan kumu terpadu berupa pembangunan baru rumah swadaya sejumlah 46 unit,&#8221; kata Bupati Ratu, Kamis(22/05/2025).</p>
<p>Selain itu, juga ada bantuan peningkatan kualitas rumah swadaya sebanyak 15 unit, bantuan stimulan rumah swadaya Dana Alokasi Umum(DAU) berupa pengembangan baru rumah swadaya sejumlah 100 unit. Peningkatan kualitas rumah swadaya 73 unit.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.storintt.id/bupati-dan-wakil-bupati-sbd-tepati-janji-kampanye-dengan-menyalurkan-bantuan-rumah-dan-meteran-listrik-untuk-tahun-2025/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">3276</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jokowi Hanya Bantu Beras, Petani Sumba Barat Lebih Membutuhkan Alsintan dan Rumah Layak Huni</title>
		<link>https://www.storintt.id/jokowi-hanya-bantu-beras-petani-sumba-barat-lebih-membutuhkan-alsintan-dan-rumah-layak-huni/</link>
					<comments>https://www.storintt.id/jokowi-hanya-bantu-beras-petani-sumba-barat-lebih-membutuhkan-alsintan-dan-rumah-layak-huni/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rian Marviriks]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Oct 2024 10:09:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Regional]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan beras]]></category>
		<category><![CDATA[Bulog Sumba Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Jokowi bagi beras di Sumba Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Jokowi kunjungan di Sumba]]></category>
		<category><![CDATA[Kunker Jokowi di NTT]]></category>
		<category><![CDATA[petani sumba barat]]></category>
		<category><![CDATA[RSUD Waikabubak]]></category>
		<category><![CDATA[rumah layak huni]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.timexntt.id/?p=1484</guid>

					<description><![CDATA[TIMEXNTT &#8211; Presiden Joko Widodo membagikan bantuan beras kepada ratusan masyarakat Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur, Rabu(02/10/2024) di Gudang Bulog, Kampung Baru. Program ini disebut telah berjalan sejak Januari 2024 lalu. Pembagian bantuan beras akan terus dilakukan secara berkala. Nantinya, akan dilanjutkan kembali hingga bulan Desember mendatang. Pada bulan Oktober ini, masyarakat Sumba Barat menerima [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TIMEXNTT &#8211;</strong> Presiden Joko Widodo membagikan bantuan beras kepada ratusan masyarakat Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur, Rabu(02/10/2024) di Gudang Bulog, Kampung Baru.</p>
<p>Program ini disebut telah berjalan sejak Januari 2024 lalu. Pembagian bantuan beras akan terus dilakukan secara berkala.</p>
<p>Nantinya, akan dilanjutkan kembali hingga bulan Desember mendatang. Pada bulan Oktober ini, masyarakat Sumba Barat menerima bantuan beras sebanyak 10 kg.</p>
<p>Pembagian bantuan beras kepada masyarakat yang dilangsungkan di Gudang Bulog tepatnya di Kampung Baru itu berjalan dengan lancar.</p>
<p>Bahkan, masyarakat mengklaim bahwa kualitas beras yang diterima sangatlah baik. Mereka pun berharap supaya kepemimpinan berikutnya dapat melanjutkan program tersebut.</p>
<p>Kendati mendapat bantuan beras, masyarakat Sumba Barat mengaku lebih membutuhkan bantuan alsintan.</p>
<p>Mereka membutuhkan alsintan karena dapat memudahkan dalam mengolah persawahan yang berdampak pada keberlanjutan kebutuhan sehari-sehari.</p>
<p>Hal itu disampaikan oleh seorang warga Kelurahan Komerda, Hani kadege. Ia menyebut petani Sumba Barat masih kesulitan dalam mengolah lahan persawahan.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.storintt.id/jokowi-hanya-bantu-beras-petani-sumba-barat-lebih-membutuhkan-alsintan-dan-rumah-layak-huni/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">1484</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
