<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Stunting sumba barat daya &#8211; Storintt</title>
	<atom:link href="https://www.storintt.id/tag/stunting-sumba-barat-daya/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.storintt.id</link>
	<description>Dari NTT Untuk Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Mon, 16 Mar 2026 03:00:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://www.storintt.id/wp-content/uploads/2026/01/cropped-20260107_133519-32x32.png</url>
	<title>Stunting sumba barat daya &#8211; Storintt</title>
	<link>https://www.storintt.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">235295817</site>	<item>
		<title>Kemiskinan dan Stunting Masih Menjadi Tantangan di Sumba Barat Daya NTT</title>
		<link>https://www.storintt.id/kemiskinan-dan-stunting-masih-menjadi-tantangan-di-sumba-barat-daya-ntt/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rian Marviriks]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Mar 2026 02:59:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Regional]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur NTT]]></category>
		<category><![CDATA[miskin ekstream SBD]]></category>
		<category><![CDATA[Stunting sumba barat daya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.storintt.id/?p=5090</guid>

					<description><![CDATA[STORINTT &#8211; Angka kemiskinan dan stunting masih menjadi tantangan yang dihadapi oleh Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT. Walau begitu, pemerintah berkomitmen menekan angka tersebut melalui berbagai program prioritas. Hal di atas disampaikan oleh Bupati Ratu Ngadu Bonnu Wulla dalam kegiatan kunjungan kerja Gubernur NTT, Melkiades Laka Lena, Senin(16/03/2016) di Aula Kantor Bupati. Kunjungan kerja [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>STORINTT &#8211;</strong> Angka kemiskinan dan stunting masih menjadi tantangan yang dihadapi oleh Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT. Walau begitu, pemerintah berkomitmen menekan angka tersebut melalui berbagai program prioritas.</p>
<p>Hal di atas disampaikan oleh Bupati Ratu Ngadu Bonnu Wulla dalam kegiatan kunjungan kerja Gubernur NTT, Melkiades Laka Lena, Senin(16/03/2016) di Aula Kantor Bupati.</p>
<p>Kunjungan kerja Gubernur bersama tim percepatan pembangunan Provinsi NTT dinilai sebagai bagian bentuk komitmen kuat pemerintah provinsi untuk terus mendorong percepatan pembangunan di daerah, khususnya dalam pengembangan ekonomi kerakyatan sebagai upaya nyata menanggulangi kemiskinan dan stunting.</p>
<p>&#8220;Kita semua menyadari bahwa tantangan pembangunan di daerah, termasuk di Kabupaten Sumba Barat Daya masih cukup besar,&#8221; kata Bupati Ratu Wulla.</p>
<p>Menurutnya, berdasarkan data E-PPGBM pada bulan Januari 2026 prevelensi stunting Kabupaten Sumba Barat Daya berada pada angka 40,2 persen atau sebanyak 5.470 Balita stunting dengan jumlah pengukuran sebesar 44,6 persen dari total Balita di Kabupaten Sumba Barat Daya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">5090</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tekan Angka Stunting dan Miskin Ekstrim, Pemerintah Sumba Barat Daya Salurkan 1332 Bebek dan 1260 Ayam di Tahun 2025</title>
		<link>https://www.storintt.id/tekan-angka-stunting-dan-miskin-ekstrim-pemerintah-sumba-barat-daya-salurkan-1332-bebek-dan-1260-ayam-di-tahun-2025/</link>
					<comments>https://www.storintt.id/tekan-angka-stunting-dan-miskin-ekstrim-pemerintah-sumba-barat-daya-salurkan-1332-bebek-dan-1260-ayam-di-tahun-2025/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rian Marviriks]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Nov 2025 13:52:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[ayam petelur]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Peternakan SBD]]></category>
		<category><![CDATA[Stunting sumba barat daya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.timexntt.id/?p=4356</guid>

					<description><![CDATA[TIMEXNTT &#8211; Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya menyalurkan bantuan bebek dan ayam kepada ratusan anak yang dikategorikan stunting pada tahun 2025. Bantuan ini menyasar di 11 kecamatan. Selain bantuan bebek dan ayam, pemerintah kabupaten hingga tingkat desa juga rutin membagikan makanan tambahan kepada anak dan ibu hamil. Berbagai upaya yang dilakukan Pemerintah Sumba Barat Daya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TIMEXNTT &#8211;</strong> Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya menyalurkan bantuan bebek dan ayam kepada ratusan anak yang dikategorikan stunting pada tahun 2025. Bantuan ini menyasar di 11 kecamatan.</p>
<p>Selain bantuan bebek dan ayam, pemerintah kabupaten hingga tingkat desa juga rutin membagikan makanan tambahan kepada anak dan ibu hamil.</p>
<p>Berbagai upaya yang dilakukan Pemerintah Sumba Barat Daya ini membuktikan keseriusan mereka dalam menekan angka stunting, serta pemenuhan protein hewani kepada masyarakat.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-4359" src="https://www.timexntt.id/wp-content/uploads/2025/11/IMG-20251126-WA0019.jpg" alt="IMG 20251126 WA0019" width="1049" height="624" title="Tekan Angka Stunting dan Miskin Ekstrim, Pemerintah Sumba Barat Daya Salurkan 1332 Bebek dan 1260 Ayam di Tahun 2025 2"></p>
<p>Untuk diketahui, di Kabupaten Sumba Barat Daya, berdasarkan data Balita stunting hasil e-PPGBM Kabupaten Sumba Barat Daya Periode September 2025, ada 5.959 atau 39,5 persen kasus.</p>
<p>Sementara partisipasi masyarakat melalui perbandingan jumlah balita yang datang dan ditimbang dengan jumlah balita yang ada di suatu wilayah adalah 47,3 persen.</p>
<p><strong>Angka Stunting di 11 Kecamatan</strong></p>
<p>Di Kecamatan Kodi Bangedo, tercatat 626 atau 54,3 persen kasus. Angka ini menyebar di dua puskesmas, yakni Puskesmas Walandimu, 196 atau 42,3 persen dari 8 desa yang menjadi fokus pelayanan. Terbanyak di Desa Walla Ndimu sebanyak 57 kasus, disusul Desa Ana Gogka, 26 kasus.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.storintt.id/tekan-angka-stunting-dan-miskin-ekstrim-pemerintah-sumba-barat-daya-salurkan-1332-bebek-dan-1260-ayam-di-tahun-2025/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">4356</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
