Animo Masyarakat Sumba Barat Daya Membuat SIM Masih Terbilang Rendah
Angka tersebut dikonfirmasi oleh Kasat Lantas Polres Sumba Barat Daya, IPTU Elias Ballo. Ia mengakui,kesadaran masyarakat dalam mengurus SIM dikarenakan oleh beberapa faktor.
Diantaranya, informasi operasi pelayanan pembuatan SIM belum tersalurkan hingga di masyarakat yang berdomisili di desa-desa yang sulit mengakses jaringan internet. Sebab, informasi terkait hal ini juga disiarkan melalui platform media sosial.
Diakuinya bahwa pelayanan ini baru dimulai sehingga masyarakat Sumba Barat Daya belum menerima informasi secara efektif.
Bukan hanya itu, masyarakat juga mengganggap SIM tidak terlalu dibutuhkan lantaran selama mengenderai kendaraan di pedesaan tidak ada operasi yang dilakukan. Jadi mereka merasa aman.
Tinggalkan Balasan
Tutup
1 Komentar
Coba gratiskan pembuatan SIM selama 1 Minggu, pasti banyak masyarakat antosias daftar pak, karena mengingat masyarakat cenderung malas tau dan lebih pentingkan simpan uang d dompet kalau mau keluar dgn motor dari pada kelengkapan surat² motor yg ada dompet 😁