Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

“Bola Panas” Bergulir, PPK Sebut Ada Temuan di Proyek Rp300 Juta, Ketua Poktan; Dia tidak mengerti

Pekerjaan yang menggunakan sumber anggaran dari Dana Alokasi Khusus(DAK) tahun 2024 ini juga menuai sorotan ketika bendahara mengaku mendapat fee Rp4 juta dari ketua poktan. Bahkan, hal itu pun diakui oleh ketua poktan.(Dokpri Rian Marviriks)

Dominggu menyebut PPK tidak mengerti secara teknis dalam pekerjaan ini. Hal itu disampaikannya sebagaimana yang dikatakan oleh bagian teknis dari Dinas Pertanian Sumba Barat Daya ketika melakukan monitoring bersama Kepala Dinas Pertanian, Kabid PSP, PPK dan bagian teknis beberapa hari lalu.

“Karena ibu PPK tidak mengerti bagian teknisnya. Kemarin langsung dibawah bersama teknisnya yang di kasih tembok penahannya hanya pas di lubang itu. Kalau mau bikin deker memang tidak bisa,” kata Dominggus kepada sejumlan wartawan ketika ditemui dikediamannya beberapa hari lalu.

Baca Juga  5 Unit Sumur Bor Dibawah Kendali Dinas Pertanian SBD Bermasalah, Telan Anggaran Rp1,5 Miliar

Untuk itu, bagian teknis dari Dinas Pertanian meminta Dominggus untuk mengganti pipa air 3 Dim dengan menggunakan yang 6 dim di titik yang tergenang air.

Baca Juga  Soal JUT di SBD NTT Habiskan Rp300 Juta; Awal Alasan Libur, Kini PPK yang Sakit

Dominggus juga mengakui bahwa PPK telah meminta dirinya supaya membuat deker dan tembok penahan.

“Memang pernah dia sampaikan kemarin ketika turun pertama. Tetapi ketika bagian teknis dari pertanian turun lagi bahwa tidak perlu lagi disitu. Pipa 3 Dim yang saya pasang. Mereka minta yang 6 Dim,” ucapnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!