Cerita Cara Orang Sumba Bersepakat Dengan Alam
Ragam pangan lokal dari jenis sayuran, kacang kacangan hingga umbi-umbian tergerus oleh kebiasaan konsumsi makanaan instan dan nasi.
Padahal pangan lokal adalah tanaman yang paling adaptif dengan kondisi di Sumba sehingga mudah untuk dibudidayakan.
Ditengah perubahan iklim yang kian signifikan, potensi kelaparan akan selalu mengintai daerah kita dan isu stunting yang tak pernah usai. Festival ini untuk mengajak kita kembali memperkuat kemandirian sektor pangan.
Oleh karena itu, festival ini selalu menyuguhkan pangan lokal untuk konsumsi selama festival berlangsung.
Permainan tradisional Humba yang kaya akan nilai nilai moral dan pergaulan sosial juga mulai kehilangan peminat terutama di kalangan anak anak.
Hal ini akibat dari meningkatnya minat masyarakat sekarang pada permainan permainan online. Fenomena ini tentu akan mengancam kelestarian permainan tradisional serta sekaligus memusnahkan karya karya intelektual masyarakat di kampung.
Komunitas peduli martabat tanah Sumba (KMPTS Wai Humba) menangkap kegelisahan ini dan berinisitif untuk merekam ulang serta berkomitmen untuk menjadikan permainan tradisional Sumba sebagai ajang perlombaan olahraga tradisional dalam rangkain festival wai humba.
Tinggalkan Balasan