Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Cerita Cara Orang Sumba Bersepakat Dengan Alam 

Ragam pangan lokal dari jenis sayuran, kacang kacangan hingga umbi-umbian tergerus oleh kebiasaan konsumsi makanaan instan dan nasi.

Padahal pangan lokal adalah tanaman yang paling adaptif dengan kondisi di Sumba sehingga mudah untuk dibudidayakan.

Ditengah perubahan iklim yang kian signifikan, potensi kelaparan akan selalu mengintai daerah kita dan isu stunting yang tak pernah usai. Festival ini untuk mengajak kita kembali memperkuat kemandirian sektor pangan.

Baca Juga  Tahap-Tahap Dalam Perkawinan Adat Sumba yang Perlu Kamu Tahu

Oleh karena itu, festival ini selalu menyuguhkan pangan lokal untuk konsumsi selama festival berlangsung.

Permainan tradisional Humba yang kaya akan nilai nilai moral dan pergaulan sosial juga mulai kehilangan peminat terutama di kalangan anak anak.

Hal ini akibat dari meningkatnya minat masyarakat sekarang pada permainan permainan online. Fenomena ini tentu akan mengancam kelestarian permainan tradisional serta sekaligus memusnahkan karya karya intelektual masyarakat di kampung.

Baca Juga  Pasola Lamboya Sumba Barat Berlangsung Ricuh, Wisatawan Kecewa

Komunitas peduli martabat tanah Sumba (KMPTS Wai Humba) menangkap kegelisahan ini dan berinisitif untuk merekam ulang serta berkomitmen untuk menjadikan permainan tradisional Sumba sebagai ajang perlombaan olahraga tradisional dalam rangkain festival wai humba.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!