GMNI SBD Kritisi Penempatan Patung Tiga Tungku di Alun-Alun Tambolaka; Urgensinya apa?
Padahal, kata dia, jalan tersebut sudah sempit. Sehingga dinilainya tidak berdasarkan pada perencanaan yang matang.
Menurutnya, masih ada hal lain yang mendesak yang perlu diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat pasca covid.
“Itu jalan sudah sempit. Pengen mau kelihatan estetik tetapi malah dibuat tambah semakin sempit lagi. Apakah ini sudah melalui diskusi yang matang pihak dinas perhubungan ataupun satlantas? Kan mereka yang tahu apakah itu layak atau tidak?” tanya Ketua DPC GMNI SBD.
Dia apresiasi atas niat baik pembangunan Pemerintah SBD dalam menata pusat kota supaya dapat menonjolkan eksistensi daerah tersebut.
Namun demikian, dia merasa pembangunan tugu yang akan menjadi simbol tiga tungku di Sumba Barat Daya tidak memiliki urgensi.
“Itu pusat kota. Setiap hari kendaraan roda empat, roda enam bahkan tronton lalu lalang dipusat kota. Apakah itu tidak menyebabkan kemacetan? Lebar jalan itu kita bisa lihat sendiri. Apalagi ada tiga titik pembangunan patung yang berada di tengah jalan itu,” tegasnya.
Tinggalkan Balasan