Gubernur NTT Minta Prioritaskan Masyarakat Miskin Sebagai Tenaga Kerja di Dapur MBG
STORINTT – Gubernur NTT, Melkiades Laka Lena meminta kepada seluruh pengelola dapur Makan Bergizi Gratis(MBG) supaya prioritaskan masyarakat miskin ekstrim sebagai tenaga kerja.
Gubernur NTT meminta itu ketika melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Sumba Timur sekaligus rapat bersama para Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) dan mitra Badan Gizi Nasional(BGN), Sabtu (14/3/2026) di Aula Universitas Kristen Wira Wacana, Sumba Timur.
Gubernur NTT Menegaskan, program MBG bukan hanya soal pemenuhan gizi bagi anak-anak sekolah, tetapi juga memiliki dampak luas bagi masyarakat.
Program ini disebutnya telah mampu membuka lapangan kerja, mendorong sektor pertanian dan peternakan, serta menggerakkan ekonomi lokal karena adanya kebutuhan bahan pangan untuk dapur layanan.
Presiden Prabowo Subianto menargetkan agar pelaksanaan program MBG di NTT dapat mencapai 100 persen tahun ini. Karena itu ia meminta semua pihak bersama-sama mengidentifikasi kendala yang terjadi di Sumba agar percepatan pelaksanaan program bisa dilakukan secara terorganisir.