Gubernur NTT Minta Prioritaskan Masyarakat Miskin Sebagai Tenaga Kerja di Dapur MBG
“Saya juga mengusulkan agar pembangunan dapur MBG memprioritaskan masyarakat miskin ekstrem sebagai tenaga kerja, serta melibatkan pelaku usaha lokal sebagai pemasok bahan pangan melalui skema KUR. Dengan demikian, manfaat program ini tidak hanya dirasakan oleh anak-anak sekolah, tetapi juga turut meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Gubernur Melki Laka Lena.
Disisi lain, berdasarkan data yang ia peroleh, capaian layanan MBG di Sumba Timur hingga pada bulan Maret 2026 masih jauh dari target. Dari sekitar 70.000 sasaran penerima manfaat, baru sekitar 11.000 yang terlayani.
Salah satu kendala utama adalah belum masifnya penambahan mitra layanan dibandingkan wilayah Flores dan Timor. Selain itu, jarak sekolah-sekolah di wilayah pelosok yang cukup jauh juga menjadi tantangan tersendiri dalam menjangkau para siswa.***