Hasil LAB Dugaan Keracunan MBG 280 Siswa di Sumba Barat Daya Masih Jadi Misteri
Saat itu, sejumlah sampel makanan dan bahan baku telah disita kemudian dikirim ke BPOM Kupang untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Bahkan ahli gizi sudah dipanggil oleh Sat Reskrim Polres Sumba Barat Daya untuk melakukan penelusuran lebih lanjut.
Mirisnya lagi, hasil LAB tersebut belum keluar, keracunan kembali dialami oleh kurang lebih 198 siswa dibeberapa sekolah lainnya yang terjadi pada Selasa 11 November 2025.
Saat itu, 42 pelajar dari SMA Manda Elu dan 9 siswa SMA St.Alnfonsus dilarikan di RS Karitas Weetebula. Sementara, 44 siswa SMA Manda Elu dan 37 siswa SMA St.Alfonsus lainnya dirawat di RSUD Reda Bolo dan 37 siswa SMA St.Alfonsus. Dan 67 orang lainnya di Puskesmas Watukawula.
Diketahui juga, penyedia makanan tersebut adalah dapur SPPG Mandiri Langgero di bawah naungan Yayasan Tana Manda Sumba.***