Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Jamal Wungo Bantah Tudingan Bawa Samurai: Saya Niat Melerai, Istri Saya Dicaci Maki

Rian Marviriks Storintt.id
Peristiwa itu terjadi pada Jumat 13 Maret 2026 di halaman rumah Muhamad Yusuf, tepatnya di Ledegiring, Desa Rada Mata.(Dokpri Rian Marviriks)

Di halaman rumah Muhamad Yusuf, Jamal melihat kalau Muhamad Yusuf sedang dikeroyok oleh tiga orang bersaudara, satu diantaranya adalah Ustad Tatan. Melihat situasi itu, Jamal kemudian menanyakan alasan Ustad Tatan dan kedua saudaranya melakukan tindakan tersebut.

“Mereka menghadap saya, waktu dorang lihat ini kayu, mereka tanya kenapa kau bawa parang dorang bilang sama saya, saat itu suasana sedang panas, jadi mereka(tiga bersaudara) langsung serbu saya. Mereka kasih Bapak Olin, dan Bapak Olin masuk dalam rumah. Saya bilang siapa yang parang, ini kayu bukan parang saya bilang,” kata Jamal kepada sejumlah wartawan, Rabu(18/03/2026).

Baca Juga  Lahan 5 Hektar di Loura SBD Siap Dibangun Sekolah Rakyat Berbasis Asrama

Melihat Jamal yang sedang membawa sepotong kayu, adik dari Ustad Tatan langsung melakukan penyerangan terhadap Jamal. Jamal yang berniat melerai malah menjadi target pengeroyokan.

Baca Juga  Meski Bendahara Dinas Pendidikan Telah Kembalikan Rp400 Juta, DPRD SBD Fraksi Perindo Dorong Proses Hukum Tetap Berjalan

Atas penyerangan yang dilakukan oleh adik Ustad Tatan itu, Jamal langsung terjatuh. Kemudian, dari arah belakang, leher Jamal langsung dicekik oleh Ustad Tatan. Saat dicekik, kedua adik Ustad Tatan kembali memukul Jamal dari arah depan.

Tutup
error: Content is protected !!