Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Jamal Wungo Bantah Tudingan Bawa Samurai: Saya Niat Melerai, Istri Saya Dicaci Maki

Rian Marviriks Storintt.id
Peristiwa itu terjadi pada Jumat 13 Maret 2026 di halaman rumah Muhamad Yusuf, tepatnya di Ledegiring, Desa Rada Mata.(Dokpri Rian Marviriks)

PENGAKUAN SAKSI PIHAK JAMAL WUNGO  

Ipar Yusuf, Fatimah mengatakan, sepulang sholat Jumat, Muhamad Yusuf hendak menuju ke tempat kerja. Ia mengeluarkan sepeda motor dari dalam rumah.

Ketika berada di halaman rumah, Ustad Tatan dan kedua adiknya datang dan menghalangi Muhamad Yusuf. Setelah itu, mereka turun dari sepeda motor dan langsung memukul Muhamad Yusuf. Ia terjatuh karena ditendang bahkan dipukul menggunakan kayu.

Baca Juga  Jadwal Tes PPPK Tahap II Kabupaten Sumba Barat Daya

“Dorang palang ini motor di halaman rumah, Tatan dan kedua adiknya turung dari motor dan langsung pukul. Adiknya yang satu tendang dari belakang. Terus jatuh dia minta tolong. Tapi tetap dorang pukul terus,” kata Fatimah.

Tidak lama kemudian, disebutnya, Jamal Wungo datang untuk melerai. Sayangnya, ia disambut dengan caci maki yang dilontarkan oleh Ustad Tatan.

Baca Juga  Daftar Penerima Bansos Desa Waimangura dan Desa Taworara Tahun 2025

Ia juga membenarkan bahwa Ustad Tatan dan kedua saudaranya melakukan tindakan pengeroyokan terhadap Jamal Wungo. Ia menyaksikan secara langsung kejadian itu.

Menurutnya, Jamal yang datang untuk melerai malah mendapat penyerangan dari adik Ustad Tatan. Ia ditendang hingga terjatuh. Saat itu, Ustad Tatan juga mencekik leher Jamal hingga dipukul menggunakan kayu. Beberapa bagian tubuh Jamal disebutnya terluka.

Tutup
error: Content is protected !!