Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Jamal Wungo Bantah Tudingan Bawa Samurai: Saya Niat Melerai, Istri Saya Dicaci Maki

Rian Marviriks Storintt.id
Peristiwa itu terjadi pada Jumat 13 Maret 2026 di halaman rumah Muhamad Yusuf, tepatnya di Ledegiring, Desa Rada Mata.(Dokpri Rian Marviriks)

“Terus ini bapak(Jamal Wungo) langsung datang, terus dorang bilang ***(maki-red), kau mau campur juga. Terus satu yang serunduk dan bapak(Jamal) terjatuh. Terus bapak bilang, Kenapa saya datang untuk kasih pisah(melerai), kenapa saya lagi yang dipukul? Saya juga dimaki oleh Tatan ketika mau telefon istrinya Bapak Olin(Muhamad Yusuf),” katanya lagi.

Sementara itu, Haji Ali Ahmad mengatakan, dirinya lebih dulu tiba di rumah Muhamad Yusuf dari pada Jamal Wungo. Saat itu ia juga melihat hal yang sama seperti yang disampaikan oleh Ipar Yusuf, Fatimah.

Baca Juga  BREAKING NEWS! Masyarakat Kota Tambolaka Menemukan Bayi Dalam Dus Aqua

Ia juga membenarkan bahwa pengeroyokan juga dilakukan terhadap Jamal Wungo yang datang untuk melerai, termasuk istrinya dicaci maki.

“Saya tiba di sana, mereka sedang pukul Bapak Olin, saya bilang juga kita lagi puasa, kalau ada masalah urus secara kekeluargaan saja,” kata Haji Ali Ahmad.

Baca Juga  Gerindra Kalah Pilkada di Dua Kabupaten yang Berada di Pulau Sumba NTT

TANGGAPAN USTAD TATAN

Dihubungi terpisah, Ustad Ustad Astatan Abdulrahman alias Ustad Tatan membantah dirinya bersama kedua adiknya melakukan pemukulan terhadap Jamal Wungo. Ia juga membantah mengeluarkan caci maki, termasuk yang dialamatkan terhadap istri Jamal Wungo.

Tutup
error: Content is protected !!