Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Jokowi Hanya Bantu Beras, Petani Sumba Barat Lebih Membutuhkan Alsintan dan Rumah Layak Huni

Program ini disebut telah berjalan sejak Januari 2024 lalu. Pembagian bantuan beras akan terus dilakukan secara berkala.(Dokpri Rian Marviriks)

Hani menyebut pekerjaan masyarakat Sumba Barat hampir keseluruhan adalah pekerja sebagai petani sawah dan ladang.

Namun tidak memiliki alsintan yang memadai demi memudahkan pekerjaan mereka.

“Kalau bisa bantuan-bantuan seperti mesin potong dan tractor itu juga bisa disalurkan. Apalagi kita ini punya daerah ini daerah persawahan,” keluh Hani ketika ditemui timexntt.id seusai menerima bantuan beras.

Baca Juga  Miris! Kelompok Tani Ana Milla Tidak Pernah Mendapat Perhatian Dari Pemerintah Desa Lua Koba

Selain alsintan, Hani menuturkan, masih banyak masyarakat Sumba Barat yang memiliki rumah tidak layak huni.

Untuk itu, ia pun mengharapkan ada bantuan rumah layak huni yang diperuntukan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan bantuan tersebut.

Baca Juga  Bendahara dan Sekdes Panenggo Ede 'Serang' Kepala Desa Dihadapan Inspektorat dan DPRD

“Kami harapkan dari pemerintah pusat itu kalau bisa ada bantuan-bantuan rumah karena masyarakat Sumba Barat ini yang tidak layak huni,” tuturnya.

Hani juga menyampaikan terimakasih kepada Jokowi yang sudah hadir dan menyaksikan secara langsung pembagian bantuan beras kepada masyarakat Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!