Keracunan Massal, 40 Dapur MBG Resmi Ditutup, Bagaimana Dengan Hasil LAB Dugaan Keracunan di Sumba Barat Daya
STORINTT – Hasil uji LAB dari sampel makanan maupun bahan baku yang telah disita untuk kebutuhan pemeriksaan lebih lanjut buntut dari dugaan keracunan massal terhadap siswa-siswi di Sumba Barat Daya seusai mengonsumsi menu MBG pada bulan Juli dan November 2025 hingga kini belum dikeluarkan.
Hal itu memicu banyak spekulasi dalam menyoroti keseriusan pihak-pihak yang berkompeten dalam mengungkap secara terbuka persoalan yang hampir menelan nyawa manusia.
Dikonfirmasi beberapa minggu lalu, Kasie Humas Polres Sumba Barat Daya, AKP Bernadus Bili Kadi mengatakan, sejumlah pihak dari kedua dapur MBG yang melakukan pelayaan terhadap siswa-siswi hingga menyebabkan keracunan karena diduga konsumsi menu MBG telah diperiksa di Polres Sumba Barat Daya, NTT.
Bukan hanya itu, sampel makanan dan bahan baku juga diamankan untuk kepentingan uni LAB. Namun, hingga saat ini, disebutkan bahwa hasil LAB belum dikeuarkan oleh BPOM Kupang.
“Penjelasan dari Kanit Tipiter bahwa kasus keracunan yang terjadi pada waktu yang lalu sudah dilakukan pemeriksaan terhadap korban, pihak SPPG,korban keracunan dan guru sekolah. Terkait hasil Lab sudah dikirim ke Kupang. Sampai saat ini masih menunggu hasilnya,” kata Bernadus.