Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Keracunan Massal, 40 Dapur MBG Resmi Ditutup, Bagaimana Dengan Hasil LAB Dugaan Keracunan di Sumba Barat Daya

Rian Marviriks Storintt.id
Bukan hanya itu, sampel makanan dan bahan baku juga diamankan untuk kepentingan uni LAB. Namun, hingga saat ini, disebutkan bahwa hasil LAB belum dikeuarkan oleh BPOM Kupang.

Sementara disisi lain, Pemerintah Pusat melalui Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil langkah tegas dengan menutup 40 dapur penyedia makanan bergizi gratis (MBG) setelah terungkapnya kasus keracunan massal.

Wakil Kepala BGN, Nanik S Deyang, mengatakan penutupan dilakukan karena dapur-dapur tersebut terbukti tidak menjalankan standar operasional prosedur (SOP) keamanan pangan.

Baca Juga  Masyarakat Keluhkan Pasir Laut, DPRD SBD Sebut Pemprov NTT Belum Turun Survei

Nanik menjelaskan, bahwa BGN menemukan total ada 45 dapur yang tidak sesuai aturan. Dari jumlah itu, 40 dapur langsung ditutup untuk sementara waktu hingga seluruh proses investigasi dan perbaikan fasilitas selesai.

Baca Juga  Terpilih Sebagai Bupati SBD Periode 2025-2030, Ratu Wulla Segera Bekerja Melayani Masyarakat

“Dari 45 dapur itu, 40 dapur kami tutup untuk batas waktu yang tidak kami tentukan,” ujar Nanik dalam konferensi pers terkait ribuan kasus keracunan massal program MBG di Jakarta, dikutip pada Selasa(17/03/2026).***

Tutup
error: Content is protected !!