Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Korban Pelecehan di Sumba Barat Daya Dan Ibu Kandung Buka Suara: Polisi Diminta Tangkap Pelaku

MM(17) korban pelecehan seksual di Kabupaten Sumba Barat Daya memberanikan diri angkat bicara atas persoalan yang menimpah dirinya.(Dok.Ilustrasi/istimewa)

Karena sering melakukan hubungan intim, MM yang merupakan perempuan yang dikenal baik dalam keluarga tidak pernah menyangka kalau ia sudah berbadan dua. MM baru mengetahui dirinya hamil ketika ibu kandungnya mulai melihat perubahan pada tubuhnya sekitar awal bulan September 2025.

Namun, sialnya, setelah MM diketahui hamil, ternyata ia sudah mengakhiri hubungan sebagai sepasang kekasih(putus) dengan AM ketika mau mendaftar di SMA. MM memilih putus karena AM ketahuan berpacaran lagi dengan perempuan lainnya.

Baca Juga  CV Robinson Menang di PN Waikabubak, Bank NTT Dihukum Bayar Rp5 Milliar Buntut Dari Program TJPS

Seusai putus dengan AM, MM mengaku tidak lagi pacaran dengan laki-laki lain. Ia tak menyangka ketika putus, ternyata dirinya sudah mengandung beberapa bulan.

“Saya tidak tahu kalau saya hamil. Saya minta putus karena AM ada pacaran dengan perempuan lain. Saya berani bersumpah kalau AM yang menghamili saya. Kami lakukan berulang-ulang di tempat yang berbeda,” kata AM kepada wartawan, Rabu(22/10/2025).

Baca Juga  Luar Biasa, Anggota Pewarta SBD Kian Bertambah, Berikut Daftarnya! Mari Bergabung

Ibu Kandung MM Turut Buka Suara

Ibu Kandung Korban(MM) turut angkat bicara dalam menyikapi persoalan yang terjadi pada anaknya. Ia mengaku tertekan dan sakit hati ketika mengetahui MM hamil dibangku sekolah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar

Tutup
error: Content is protected !!