Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Legenda Watu Maladong di Sumba Barat Daya NTT

Setelah mendengar penjelasan si nenek, petani itu yakin dirinya akan menang bertarung melawan kepala suku.

Ketika matahari mulai terbenam, ia berangkat menuju rumah kepala suku dengan membawa tombak saktinya.

Seluruh keluarga kepala suku telah berkumpul di lapangan belakang rumah mereka.

“Lawanlah putra sulungku”, kata kepala suku sambil berdiri menyambut kedatangan sang petani.

Baca Juga  LPI Sumba Barat, SMA Kristen Waikabubak Kembali Meraih Juara Satu

“Jika kau berhasil mengalahkannya maka itu berarti kau telah mengalahkanku”, katanya seraya menepuk nepuk pundak seorang pemuda yang berdiri di sampingnya.

Pertempuranpun dimulai. Setelah beradu kesaktian lewat perkelahian sengit, sang petani dan putra kepala suku sama sama tangguh.

Mereka telah bertempur selama dua jam lebih ketika akhirnya putra kepala suku menggunakan jurus andalannya.

Baca Juga  Ansy Jane Disambut Puluhan Ribu Masyarakat Sumba Barat; Mewakili perempuan NTT, kami mendoakan ibu 

Ia segera memejamkan mata, menunjuk bumi dengan kedua belah telapak tangannya dan seketika itu juga bumi tempat sang petani berdiri berguncang dengan hebatnya.

Sang petani teringat akan kata kata si nenek. Iapun segera berbaring sambil memegang Numbu Ranggata di tangan kanannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!