Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Memanas, Ketua Poktan Akui Memberi Rp4 Juta di Bendahara Dari Proyek Rp300 Juta di SBD NTT

Sebelumnya, pekerjaan ini mendapat temuan dari Pejabat Pembuat Komitmen(PPK) Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT.(Dokpri Rian Marviriks)

Sementara itu, ditemui terpisah, Ketua Kelompok Tani Tunas Baru, Dominggus Umbu Pati menanggapi pengakuan bendaharanya.

Dominggus tidak menyangkali dirinya telah memberikan uang Rp4 juta kepada bendahara, Yulius Nani Bulu.

Namun ia menepis kalau uang yang diberikan adalah fee dari pekerjaan jalan usaha tani.

Kendati telah mengakui memberi uang secara tunai kepada bendahara, Dominggus menyebut sumber uang yang diberikan merupakan bagian dari anggaran Rp300 juta.

Baca Juga  Diduga Konsumsi Minuman Power F, Seorang Siswa di NTT Meninggal Dunia

“Ada, dari dana ini juga, Itu bukan fee dan bukan honor. Itu karena selama bekerja dia juga ikut bekerja disitu,” ngaku Dominggus ketika ditemui sejumlah wartawan beberapa hari lalu.

Ditanya soal proses pembelanjaan dan kuitansi belanja bahwa ketua poktan yang mengurus tanpa melibatkan bendahara, Dominggus pun membenarkan itu.

Baca Juga  Kadis Pertanian SBD 'Bersilat Lidah' Dengan Kelompok Tani Hingga Salahkan Wartawan

Namun, Dominggus menyebut bendahara juga telah mencatat semua pembelajaan yang berkaitan dengan pekerjaan jalan usaha tani di Dusun Pancasila, Desa Kabali Dana.

“Yang catat semua itu proses pekerjaan kan bendahara disitu,” sebutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!