Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Oknum Polisi Menggiring Wartawan Floresa Untuk Menirukan Pernyataan Klarifikasi; Kami akan kena nanti kalau kraeng beri klarifikasi di Polres

Namun demikian, Herry Kabut malah mendapat intimidasi serta penganiayaan dari oknum aparat.(Dok.Istimewa)

“saya akui kraeng seorang penulis karena kraeng sangat hati-hati memilih kata.” kata Polisi itu sebagaimana ditirukan oleh Herry Kabut dalam rilis yang diterima timexntt.id.

Mendapati informasi itu, oknum polisi itu membuat tangkapan layar atas identitas dan status yang tertera di web Floresa.

Setelah mendengar penjelasan dan melihat bukti yang tunjukkan Herry Kabut, kedua oknum polisi itu mencoba mengatakan, jika mendapat penjelasan dari awal maka tidak akan menahan Herry Kabut.

Baca Juga  34 Personel Brimob Batalyon C Pelopor Diterjunkan Perbaiki Jembatan Darurat di Wewewa Timur SBD

“kalau dari tadi dapat penjelasan seperti ini, kraeng tidak akan ditahan. Ternyata kraeng memang Pemimpin Redaksi Floresa.” kata oknum polisi itu.

“Kami akan kena nanti kalau kraeng beri klarifikasi di Polres,” tambah oknum polisi, tanpa menjelaskan maksud pernyataan itu.

Baca Juga  Wartawan Floresa Ditangkap Hingga Dicekik Oleh Oknum Polisi Saat Peliputan, Komnas HAM RI Layangkan Surat di Kapolda NTT

Merespon pernyataan itu, Herry Kabut kembali menerangkan bahwa sejak awal ia sudah mengupayakan dalam memberi penjelasan tetapi tidak pernah didengarkan.

“saya dari tadi berusaha menjelaskan hal ini, tetapi kalian terus memotong pembicaraan saya. Kalian justru memukul saya.” kata Herry Kabut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!