Profil Paus Fransiskus yang Meninggal Dunia, Pernah Menjadi Tukang Sapu
Selama masa kepemimpinannya, Paus Fransiskus dikenal atas pendekatan yang lebih inklusif, reformasi dalam tubuh gereja, serta komitmennya terhadap isu-isu sosial global, termasuk perubahan iklim dan kemiskinan.
Putra imigran Italia di Argentina juga pernah bekerja sebagai penjaga bar di Argentina. Bukan hanya itu, ia juga bekerja sebagai tukang sapu lantai.
Sejak tahun 1998, ia adalah Uskup Agung Buenos Aires, Argentina. Ia diangkat sebagai Kardinal pada tahun 2001 oleh Paus Yohanes Paulus II. Ia fasih berbicara dalam bahasa Spanyol, Italia, dan Jerman.
Paus Fransiskus sempat menempuh pendidikan dan lulus sebagai ahli kimia sebelum akhirnya memilih jalan menjadi pendeta, memasuki Seminari Keuskupan Villa Devoto. Pada 11 Maret 1958 dia memasuki novisiat Serikat Jesus.
Dia kemudian menyelesaikan studi humaniora di Chili dan kembali ke Argentina pada 1963 dan lulus dengan gelar filsafat dari Colegio de San José di San Miguel.
Selanjutnya, pada tahun 1967-1970 dia lanjut mempelajari teologi dan memperoleh gelar dari Colegio San José.
1 Komentar
Turut berdukacita yang mendalam
Atas kepergian bapa suci, agar bersama para roh kudus dan menempatkan dia di sisi kanan Allah 🙏 Dan jadilah pendoa bagi seluruh umatmu di seluruh Dunia