Proyek Telkom di Sumba Barat Telan Korban, Seorang Ibu Tertindih Tiang Hingga Meninggal Dunia
STORINTT – Proyek pembangunan jaringan telkom diduga dikerjakan abal-abal. Dampaknya, tiang telkom yang digunakan untuk memperluas jaringan telkom di wilayah itu justru menelan korban.
Perluasan jaringan telkom yang dinilai akan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, malah menelan korban jiwa. Bagaimana tidak, seorang ibu yang melintas melalui jalan disekitar pembangunan tiang telkom itu harus kehilangan nyawa.
Nasib naas yang di alami oleh seorang ibu itu terjadi di Desa Wanno Kaza, Tanarighu, Sumba Barat, Rabu(11/02/2026) siang tadi.
Berdasarkan informasi awal yang dihimpun storintt.id, diketahui seorang ibu itu berinisial YA. Ia memiliki seorang anak yang saat ini berusia 4 tahun.
Awalnya, YA bersama suami dan anaknya sedang mengambil makanan babi di lahan kebun mereka. Kemudian, YA memesan kepada suaminya untuk terlebih dahulu mengantar makanan babi tersebut ke rumah, setelah itu baru kembali menjemput suami dan anaknya.
Sayangnya, ketika hendak menuju ke rumah, YA tak menyangka akan terkena musibah. Ia tertindih tiang kabel telkom tepat di atas kepala yang berada di pinggir jalan ketika mengendarai sepeda motor hingga meninggal dunia di tempat.
Suami YA yang masih sedang berada lahan kebun langsung menuju ke tempat YA terkena tindihan tiang telkom yang tumbang. Sayangnya, ia mendapati istrinya itu dalam keadaan tak bernyawa.
Meski mendapati istrinya yang berlumuran darah, ia masih berupaya membawanya ke Puskesamas terdekat, tepatnya di Puskesmas Kareka Nduku untuk mendapat pertolongan. Usaha suami YA pun tak membuahkan hasil. Ia harus merelakan kepergian istrinya.
Berdasarkan informasi yang diperoleh storintt.id, tiang telkom yang tumbang itu diduga hanya memiliki kedalam 10 cm. Mirisnya lagi, ketika pekerjaan itu dianggap selesai, malah ditemukan pengocoran pada tiang itu retak. Untuk menghindari temuan, pengerja proyek itu mengakalinya dengan menutupi retakan tersebut.
Setelah menelan korban jiwa, pengerja yang mengocor tiang telkom tersebut langsung melarikan diri.
Bahkan, dikabarkan juga bahwa sebelumnya sudah banyak pengguna kendaraan yang melintasi jalan itu terjirat kabel telkom.
Hal itu pun membuat warga sekitar mengecam pekerjaan perluasan jaringan telkom tersebut yang tidak memperhatikan keselamatan masyarakat.
Hingga berita ini ditayangkan, korban tersebut sudah berada di tengah-tengah keluarga.***