Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Ratu Angga Bantah Dalil Gugatan Paket Rakyat, Mengada-Ngada; Politik itu tidak kotor

Eric juga membantah permohonan yang menyebut Pihak Terkait diduga mengerahkan ASN, camat, dan kepala desa di enam kecamatan.

Menurutnya, dalil adanya grup pesan singkat WhatsApp yang berisi para ASN di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Sumba Barat Daya yang diperintahkan untuk memberikan donasi juga merupakan hal yang mengada-ada dan cenderung dipaksakan. Percakapan di dalamnya pun juga tak serta-merta dapat dikaitkan Pihak Terkait.

“Dalam percakapan tersebut tidak dijelaskan untuk apa dan kepada siapa donasi tersebut diperuntukkan. Dalam bukti tersebut tidak ada satupun kata-kata yang menyebutkan Pihak Terkait dalam percakapannya,” ujar Eric di Ruang Sidang Pleno, Gedung 1 MK.

Baca Juga  Nomor Whatshap Tak Dikenal Mengaku Wartawan Untuk Mengancam Kepala Desa di Sumba Barat Daya

Eric juga membantah permohonan yang menyebut Pihak Terkait diduga mengerahkan ASN, camat, dan kepala desa di enam kecamatan.

Menurutnya, dalil tersebut adalah fitnah, karena Pemohon tidak menjelaskan secara rinci bagaimana Pihak Terkait bisa mengerahkan ASN, camat, dan kepala desa itu.

Baca Juga  Masyarakat SBD Keluhkan Pasir Laut, Bupati Ratu: Masih Menunggu Tim Survei Provinsi, Tolong Bersabar

Ratu Ngadu Bonnu Wulla yang hadir dalam sidang tersebut juga ingin menyampaikan kepada warga Kabupaten Sumba Barat Daya bahwa politik itu tidak kotor, tapi politik adalah jalan untuk estafet kepemimpinan untuk memajukan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!