Ribka Tjiptaning Kritik Makan Bergizi Gratis: Itu Pencitraan, Ngak Tepat Sasaran
Ribka menilai program tersebut hanya sebagai pemborosan APBN. Akan lebih baik jika Pemerintah perhatikan peningkatan mutu atau fasilitas pendidikan.
Ia pun mencontohkan masyarakat Papua yang menolak program tersebut. Mereka tidak membutuhkan MBG, melainkan pendidikan gratis dan pekerjaan.
Untuk itu, Ribka meminta supaya kepala daerah juga kritis dalam menerima bantuan MBG tersebut. Bukan hanya sekedar menerimanya.
“Jadi kalau yang memberikan MBG itu kepada anak SMP SMA itu perlu dipertanyakan, dia ngerti ngak masalah stanting, jangan memboroskan anggaran APBN,” katanya lagi.
Ditanya soal Provinsi NTT yang mempunyai angka stunting yang tinggi, Ribka mendukung apabila penyaluran MBG tepat sasaran.
“Asal pemberiannya tepat sasaran, makanya Pak Wakil kalau terima harus benar, kalau disuruh anak SMA yang terima jangan mau, itu pencitraan, ngak tepat,” tambahnya.***
Tinggalkan Balasan