Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Sejarah Mencatat, Panwascam Wewewa Timur Sukseskan Pilkada SBD, Arnol; tidak lagi zona merah

Keberhasilan itupun menjadi catatan sejarah dibandingkan pada proses pemilihan ditahun-tahun sebelumnya.

Menurutnya, stigma zona merah terhadap Kecamatan Wewewa Timur merupakan cerita masa lalu penyelenggara terdahulu.

Profesionalisme Panwascam Wewewa Timur tahun 2024 dalam menjalankan tugas ini juga mampu menghilangkan serta menghapus label zona merah.

“Menjadi moral umum dan hari Ini Kita menyelesaikam, menghilangkan serta menghapus Labeling itu(zona merah-red) dengan rasa bangga, penuh integritas dan tanggung jawab karena kita muda, beda dan berbahaya,” tuturnya.

Baca Juga  Survei Losta Institute; Simulasi Lima Paslon, Ada Nama Alex Rangga Pija Posisi Kedua

Bukan hanya itu, Panwascam Wewewa Timur juga memastikan pleno tingkat kecamatan berjalan dengan lancar.

Benar saja, pada hari pertama pleno kecamatan, sudah 13 desa yang diplenokan. Tidak ada aksi protes atau persoalan selama proses itu. Proses itupun menunjukan bahwa kerja-kerja pengawasan hingga tingkat TPS terbilang sukses.

Pada hari pertama pleno kecamatan, Arnol menyebut ada 13 desa yang sudah diplenokan yang terdiri dari 30 TPS dari total 46 TPS. Sedangkan di hari kedua ini, akan dilanjutkan 06 desa lainnya.

Baca Juga  TKD Tahun 2026 Sumba Barat Daya Terkena Pemangkasan Rp215 Miliar, Termasuk Dana Desa Rp19 Miliar

“Pada pleno tanggal 29 November 2024 kemarin berjalan dengan baik. Dalam proses itu berjalan sesuai Prosedur, mekanisme dan tata cara. Dan tidak ada protes atau keberatan dari saksi-saksi paslon maupun dari Panwascam,” sebut Arnol.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar

Tutup
error: Content is protected !!