Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Setelah Diberitakan, Alun-Alun Tambolaka yang Telan Anggaran Miliaran Rupiah Tampak Bersih

Pada tahap pertama pengerjaannya selesai Desember 2023 menelan anggaran sebesar Rp 3 miliar lebih. Dan tahap II di tahun 2024 sebesar Rp 4 miliar lebih. Dan tahap III akan dilanjutkan pembangunannya pada tahun anggaran 2025 mendatang.(Dokpri Rian Marviriks)

Bukan hanya itu, sampah-sampah pun berserahkan. Pasalnya, penyediaan tempat pembuangan sampah di sana juga terbilang sedikit.

Ditemui, seorang pengunjung, Yulius(27) menyayangkan atas suguhan rumput yang menjalar dipermukaan trotoar Alun-Alun Tambolaka.

“Saya secara pribadi sangat menyayangkan pemandangan ini. Rumput itu seolah sengaja dirawat sebagai penghias trotoar saja,” kesalnya.

Yulius juga pertanyakan keseriusan pemerintah melalui Dinas PUPR SBD yang sudah membangun proyek dengan anggaran yang besar itu.

Baca Juga  Masyarakat Desa Wederok Unggulkan Paket KITA EBA Pilkada Malaka

Ia menilai Dinas PUPR SBD tidak serius menata pusat kota sehingga meghasilkan pemandangan yang estetis.

“Sepertinya yang kerja tidak serius. Seharusnya ini sudah jadi taman kota meski belum diresmikan. Lihat sendiri saja itu rumput. Sudah tinggi,” ucapnya.

Yulius membandingkan penataan alun-alun di daerah lainnya. Menurutnya, di kota-kota lain telah disediakan tempat pembuangan sampah yang memadai. Selain itu, ada juga petugas kebersihan yang selalu perhatikan kebersihan taman.

Baca Juga  Alun-Alun Tambolaka Sudah PHO, Masyarakat Diminta Jaga Fasilitas dan Kebersihan

“Beda dengan SBD. Sudah ada icon tiga batu tungku, trotoar tetapi tidak ada petugas kebersihan? Beda dengan daerah lain yang benar-benar serius menata kota sehingga membuat nyaman pengunjung,” ujar Yulius.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!