Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Soal Honor Sekolah Swasta itu Urusan Yayasan, Agustinus: Tanya Yayasan Kenapa Lambat Terima Honor

Plt Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumba Barat Daya, Agustinus Baiyo Tanggu meluruskan isu liar yang menilai pihaknya memperlambat gaji guru atau operator yang bekerja di sekolah swasta.(Dokpri Rian Marviriks)

Dengan proses ini, banyak yang menganggap bahwa Dinas telah mempersulit atau memperlambat untuk mencairkan Dana BOS. Dan tidak sedikit juga yang menganggap ‘membosankan’.

Apalagi, di Sumba Barat Daya ada ratusan sekolah yang harus diurus oleh Dinas Pendidikan. Dengan begitu, tentunya membutuhkan proses yang lama dan antri.

“Tapi kebanyakan yang mengharapkan, proses itu cepat, bila perlu tidak mengurus berkas langsung cair. Bagaimana mungkin kita mau percepat proses sementara melanggar aturan yang ada, terus kami yang masuk penjara, kan tidak benar,” tegas Agustinus.

Baca Juga  Pemerintah Desa di Kecamatan Loura Diminta Pastikan Akurasi Data Stunting, Bukan Sekedar Administratif

“Ketika mengurus proses itu, mereka menggangap diperlambat, saya perlu sampaikan begitu banyak hampir 700 lebih TK PAUD, SD, SMP yang kita urus dalam mengurus Dana BOS. Dan ini butuh antri, tidak bisa datang langsung urus. Ya, kadang-kadang menunggu itulah yang dianggap ‘membosoankan’. Dan juga kadang-kadang dianggap memperlambat,” tegasnya lagi.

Baca Juga  Soal Dugaan Oknum Pegawai Dinas Pendidikan SBD Minta 'Jatah' Pengadaan, Agustinus Bilang Tidak Ada Perintah

Soal pelayanan, Agustinus tidak menyangkali itu, bahwasannya setiap lembaga pasti ada persoalan. Meski begitu, ia mengajak semua pihak supaya bersama-sama dalam memperbaiki serta mengikuti aturan yang berlaku.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!