Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Soal Sumur Bor, Kepala Dinas Pertanian SBD: Kelompok Bisa Antar Laporan Besok untuk Segera Pencairan Tahap II

Kepala Dinas Pertanian Sumba Barat Daya, Yohanis Frin Tuka meminta kelompok tani yang baru-baru ini dianggap bermasalah untuk segera mengantar laporan untuk pencairan tahap II pada pekerjaan sumur bor.(Dokpri Rian Marviriks)

TIMEXNTT – Kepala Dinas Pertanian Sumba Barat Daya, Yohanis Frin Tuka meminta kelompok tani yang baru-baru ini dianggap bermasalah untuk segera mengantar laporan untuk pencairan tahap II pada pekerjaan sumur bor.

Hal itu ia sampaikan ketika ditemui oleh sejumlah wartawan, Selasa(06/05/2025) di ruang kerjanya.

Menurutnya, laporan yang dimaksud adalah tentang pertanggungjawaban pekerjaan tahap I dan pembelanjaan barang untuk kebutuhan tahap II yang sudah ada.

Baca Juga  14 Patung Kuda Segera Dibangun di Alun-Alun Tambolaka, Telan Anggaran Rp420 Juta

Khusus untuk belanja barang tahap II, Frin meminta supaya kelompok bisa pertanggungjawaban dengan baik. Dengan demikian, pihaknya akan mengeluarkan rekomendasi pencairan tahap II.

Terkait barang yang sudah dibelanjakan, Frin meminta supaya disertakan dengan bungkusan(dus). Sebab, kata dia, memesan barang lewat pabrik pasti akan ada bungkusan pabrik.

Baca Juga  Warning! Begini Hasil Pertemuan DPRD dan Bupati Sumba Barat Daya Soal Kepala Desa Yang Bandel

“Silakan, besok kelompok antar laporan belanja barang yang sudah ada saat ini. Kalau memang bisa dipertanggungjawabkan, tahap II bisa segera dicairkan. Kalau alasan bungkusan sudah hilang, bisa tunjukan dokumentasi berupa foto bungkusan barang sebagai bukti pertanggungjawaban,” kata Yohanis yang kerap disapa Frin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!