Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Tak Kenal Lelah, Soal Penambangan Pasir, Bupati SBD Mendengar Keluhan Komunitas Sopir Dump Truck

Komunitas sopir dump truck Kabupaten Sumba Barat Daya(SBD) menyambangi Kantor Bupati untuk menyampaikan keluhan-keluhan mereka.(Dokpri Rian Marviriks)

TIMEXNTT – Komunitas sopir dump truck Kabupaten Sumba Barat Daya(SBD) menyambangi Kantor Bupati untuk menyampaikan keluhan-keluhan mereka.

Mereka diterima secara langsung oleh Bupati SBD, Ratu Ngadu Bonu Wulla, Kamis(06/03/2025) di ruang kerjanya.

Diketahui, Bupati SBD, Ratu Ngadu Bonu Wulla baru saja melakukan sidak disejumlah Puskesmas. Tak kenal lelah, wujud kecintaannya terhadap rakyat kecil, ia pun menerima komunitas dump truck yang hendak menyampaikan keluhan.

Baca Juga  Tok! Ratu Angga Menang Pilkada Sumba Barat Daya Periode 2024-2029 Dengan Perolehan 74.559 Suara

Seorang sopir dump truck dari Desa Wee Rena, Kecamatan Kota Tambolaka, Apolonio Kandi mengaku kehilangan mata pencairan pasca dikeluarkannya surat himbauan larangan penambangan pasir disejumlah titik beberapa bulan lalu.

Baca Juga  Profil Kapolres Sumba Timur, Ternyata Alumni SMP Kristen Waikabubak Sumba Barat

Aplonio menyebut keluhan ini dialami oleh semua sopir dump truck yang hanya berharap mendapat penghasilan dari pekerjaan tersebut.

Ia menuturkan bahwa di Sumba Barat Daya tidak ada tempat lain untuk menambang pasir kecuali dibeberapa titik yang sudah dilarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!