Viral Karena Sepatu Sobek, Bantuan Untuk Siswa SDN Wanno Talla Diserahkan
STORINTT – Pasca viral di tik tok beberapa hari lalu karena menggunakan sepatu yang usang dan sobek, siswa kelas IV SDN Wanno Talla, Desa Raba Ege, Wewewa Barat, Firjun Saputra Tanggu alias Jun kini mendapatkan bantuan dari berbagai pihak.
Bantuan sukarela tersebut disalurkan oleh pengguna media sosial ketika melihat Firjun menggunakan sepatu sobek di sekolah. Sayangnya, belum ada perhatian khusus dari Pemerintah Desa Raba Ege dalam menyikapi keadaan orangtua Firjun, meski telah viral.
Diketahui, sejumlah bantuan berupa uang dikirimkan melalui rekening seorang guru SDN Wanno Talla, Karolina Ngongo yang juga mengunggah video pendek dalam memperlihatkan kondisi sepatu yang digunakan oleh Firjun atau Jun.
Karolina tak menyangka bahwa video pendek yang diunggah melalui akun tik toknya itu akan viral hingga mendapat perhatian dari berbagai pihak.
“Saya tidak menyangka itu video akan viral dan mendapat perhatian dari pengguna akun tik tok. Ini murni saya ibah melihat kondisi adik Jun yang pakai sepatu yang sudah robek. Ternyata banyak orang yang mau membantu adik Jun,” kata Karolina, Senin(16/02/2026) sebelum menyerahkan bantuan perlengkapan sekolah Jun.
Awalnya, kata Karolina, dirinya merekam video ketika Jun sedang bermain di jam istirahat di ruang kelas.
Saat itu, Karolina melihat teman-teman Jun menggunakan sepatu yang masih layak. Kemudian, ia berinisiatif memanggil Jun untuk menanyakan alasan Jun menggunakan sepatu tersebut sambil merekamnnya.
Jun yang masih di bangku kelas IV itu mengaku kalau sepatu yang digunakannya merupakan sepatu satu-satunya yang ada. Tidak ada sepatu lain yang bisa digunakan. Bahkan sepatu itu sudah di buang oleh orangtuanya karena tidak layak pakai.
Mendengar jawaban Jun, Karolina meminta supaya jangan gunakan lagi sepatu tersebut. Sebab, sepatu yang berwarna hitam dan putih itu sudah sobek, bahkan terlihat usang dan menganga.
Dengan alasan itu, Karolina mencoba mengunggah video pendek hasil rekamannya di akun tik tok miliknya. Sontak, tak membutuhkan waktu lama, video itu mendapat reaksi dari warganet.
Menurut Karolina, beberapa pengguna tik tok langsung mengirim pesan(DM) dalam meminta rekening untuk bisa mengirimkan sejumlah uang demi bisa membantu Jun.
“Saya sadar bahwa pro kontra itu pasti ada, tapi ini murni saya mau membantu. Ada yang tidak sama sekali komentar langsung meminta rekening untuk kirimkan uang. Sampai hari ini uang yang masuk ada Rp2.150 ribu. Saya sudah menggunakan semua itu dalam membeli perlengkapan sekolah Jun dan Kakaknya juga yang saat ini juga di bangku SD,” kata Karolina.
Sebelum menggunakan uang itu, Karolina terlebih dahulu bertemu orangtua Jun untuk menyampaikan jumlah bantuan berupa uang yang dikirimkan. Sekaligus meminta ijin untuk bersama-sama dengan Jun ke Kota Tambolaka dalam membeli perlengkapan sekolah.
Dari jumlah uang yang dikirimkan itu, Karolina telah membeli semua perlengkapan sekolah yang dibutuhkan. Beberapa perlengkapan sekolah itu merupakan pilihan Jun sendiri.
“Tadi satu hari penuh, kebetulan libur sekolah, jadi saya minta ijin di orangtua Jun untuk sama-sama pergi beli perlengkapan sekolah. Saya juga sudah kasih tahu di mamanya Jun kalau uang yang terkumpul ada Rp2.150.000. Jadi saya bersama suami dan adik Jun, kami pergi beli sudah. Jadi beberapa kebutuhan ini juga saya berencana memberikan di saudaranya adik Jun yang juga sedang membutuhkan. Dan sekarang saya serahkan dan bisa dilihat apa saja yang sudah kami beli,” tambah Karolina.
Untuk itu, Karolina mengucapkan limpah terima kasih kepada pengguna tik tok yang sudah senantiasa membantu Jun dalam memenuhi kebutuhan sekolah.
Ia juga membuka ruang jika masih ada yang mau membantu siswa-siswi lainnya. Sebab, kata dia, rata-rata siswa di SDN Wanno Talla sangat membutuhkan bantuan tersebut.
Beberapa perlengkapan sekolah yang dialamatkan pada dirinya juga akan diberikan kepada siswa-siswi lain yang saat ini sedang membutuhkan.
Sebagai bentuk keterbukaan, Karolina telah mengunggah bukti transfer dari para pemberi bantuan di akun media sosialnya.
“Terima kasih untuk semua pihak yang sudah membantu adik Jun. Saya berencana beberapa bantuan yang sudah ada, karena kebutuhan adik Jun sudah mencukupi, saya akan berikan kepada siswa-siswi lain yang membutuhkan,”.***