Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

40 Lebih Penyandang Disabilitas di Sumba Barat Daya Sudah Mengurus Dokumen Kependudukan

Sedikitnya 40 lebih penyandang disabilitas di Sumba Barat Daya sudah mengurus dokumen kependudukan. Padahal, ada ribuan penyandang disabilitas yang menyebar di 11 kecamatan.(Dokpri Rian Marviriks)

Jumlah penyandang disabilitas ini dinilai masih terbilang sedikit lantaran sesuai data yang dihimpun oleh Dinas Sosial(Dinsos) tercatat kurang lebih 2 ribu orang.

Erlinda menduga bahwa sedikitnya penyandang disabilitas yang mengurus dokumen kependudukan dikarenakan keterbukaan keluarga yang minim.

Ia memastikan, jika ada penyandang disabilitas yang datang mengurus EKTP, akta kelahiran dan dokumen kependudukan lainnya akan diprioritaskan.

Baca Juga  Bupati SBD Sidak Dispendukcapil; Kasihan masyarakat antri lama-lama, mundur saja, ganti orangnya

“Kalau untuk difabel kita prioritaskan pelayanan kepada mereka, artinya bahwa kita dahulukan mereka dulu, setelah itu baru masyarakat lainnya yang memang normal secara fisik. Ketika kami dapat laporan dari Dinasosial pada kegiatan sebelumnya dengan YHS, mereka laporkan itu ada dua ribuan difabel. Nah ini kembali ke keterbukaan masyarakat atau keluarga itu sendiri,” ucap Erlinda.

Baca Juga  Penyerahan Sertifikat Tanah Pura di Sumba Tengah, Wujud Dukungan Pemerintah Terhadap Aset Keagamaan

Untuk itu, Erlinda menghimbau supaya keluarga dapat secara terbuka dalam memberi informasi kepada pemerintah desa hingga kabupaten.

“Kalau mereka difabel, sebetulnya harus dilaporkan secara jujur supaya pemerintah juga kan bisa membantu untuk melakukan pemetaan-pemetaan. Misalnya untuk berikan bantuan sosial, terus dengan ada kontribusi-kontribusi lainnya yang bisa diberikan pemerintah berdasarkan data tadi ini,” pintahnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!