Soal Honor Guru dan Dana PIP Rp200 Juta, Alexander Mengaku Sebagai Mantan Wartawan dan Memilih Berkomentar di Group WA
STORINTT – Soal honor 22 guru di SMA Swasta Bukambero dan dana PIP 148 siswa kurang lebih Rp200 juta yang tidak dibayarkan, Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Kodi Utara, Alexander Kailo Tonggoro malah memilih berkomentar di salah satu group whatshap di Sumba Barat Daya, NTT.
Sebelum berkomentar di group whatshap tersebut, Alexander sempat menghubungi wartawan storintt.id via telefon whatshap. Dalam percakapan itu, Alexander mengakui bahwa dirinya sebagai Kepala Sekolah di SMA Negeri 1 Kodi Utara.
Kendati demikian, wartawan storintt.id meminta Alexander supaya memberi klarifikasi atas pemberitaan dengan judul “Kepsek SMA Negeri 1 Kodi Utara Tidak Bayar Honor Guru Selama 6 Bulan Hingga Gelapkan Dana PIP Rp200 Juta”.
Namun, Alexander memilih untuk tidak berkomentar, ia justru mengaku sebagai bekas wartawan.
“Saya ini bekas wartawan, saya ini wartawan juga dan saya tahu itu etika wartawan,” ungkap Alexander dengan nada tinggi.
Meski begitu, wartawan storintt.id mencoba meyakinkan Alexander bahwa hak jawab bisa dikirim melalui email yang tertera dibox redaksi. Dan juga bisa disampaikan melalui telefon seluler, termasuk via whatshap tanpa harus bertemu.
Dengan penjelasan itu, Alexander berjanji akan mengirimkan hak jawab melalui email redaksi storintt.
“Itu emailnya adik ada di situ? Nanti saya mainkan(hak jawab-red) di situ,” janji Alexander.
Tinggalkan Balasan