Ancam Wartawan, Ajudan Mantan Pj Bupati Flotim NTT Minta Maaf
“Selamat sore, saya Lyan. Ijin menyampaikan permohonan maaf terkait tindakan saya yang kurang menyenangkan terhadap jurnalis Metro TV dan Tribun, saya memohon maaf atas tindakan saya,” ucap Lyan dalam meminta permohonan maaf di wartawan Pos Kupang dan Metro TV sore tadi.
Lyan mengakui tidak bermaksud melarang wartawan yang hendaka meliput di rumah jabatan Bupati periode 2025-2030.
Ia mengakui, bahasa ancaman hingga melarang wartawan melakukan tugas peliputan di rumah jabatan Bupati Flotim yang menyebabkan kericuhan.
“Bukan maksud saya untuk melarang para jurnalis untuk meliput ke rujab tapi saya di sini sebagai staf, saat itu pimpinan kami sedang tidak berada ditempat tapi cara penyampaian saya memang yang salah sehingga menyebabkan kericuhan yang terjadi,” tutur Lyan.
Tinggalkan Balasan