Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Angga Kaka: Kemiskinan Masih Menjadi Tantangan

Oleh karena itu, penyusunan RPKD Tahun 2025–2029 ini disebutnya sangat penting sebagai dokumen strategis yang menjadi pedoman bagi seluruh perangkat daerah, mitra pembangunan, dan masyarakat dalam mengurangi angka kemiskinan di Sumba Barat Daya.

Forum Konsultasi Publik ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk perangkat daerah, lembaga masyarakat, akademisi, serta mitra pembangunan. Seluruh peserta diharapkan memberikan masukan konstruktif agar dokumen RPKD yang disusun mampu menjawab kebutuhan pembangunan serta tantangan kesejahteraan masyarakat secara tepat.

Baca Juga  34 Personel Brimob Batalyon C Pelopor Diterjunkan Perbaiki Jembatan Darurat di Wewewa Timur SBD

Melalui penyelenggaraan forum ini, Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya berharap terwujudnya sinergi yang kuat dalam merumuskan kebijakan penanggulangan kemiskinan yang efektif, terukur, dan berkelanjutan, sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat pada periode 2025–2029.***

Baca Juga  Dinas dan Badan di Sumba Barat Daya Diminta Supaya Penyerapan Anggaran Akhir Triwulan Pertama Mencapai 20 Persen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!