Angga Kaka: Kemiskinan Masih Menjadi Tantangan
TIMEXNTT – Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya secara resmi menyelenggarakan Forum Konsultasi Publik Rencana Penanggulangan Kemiskinan Daerah (RPKD) Tahun 2025 – 2029, Kamis(13/11/2025).
Kegiatan ini merupakan tahapan strategis dalam penyusunan dokumen perencanaan penanggulangan kemiskinan yang akan menjadi pedoman bagi perangkat daerah, mitra pembangunan, serta masyarakat dalam upaya menurunkan angka kemiskinan secara terarah dan berkelanjutan.
Forum tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Sumba Barat Daya, Dominikus Alphawan Rangga Kaka.
Dalam sambutannya, Angga Kaka menegaskan bahwa kemiskinan masih menjadi tantangan serius yang perlu ditangani melalui upaya kolaboratif dan kebijakan yang tepat sasaran.
Menurutnya, meskipun berbagai program telah dijalankan, masih diperlukan langkah-langkah yang lebih komprehensif.
“Kemiskinan masih menjadi tantangan besar bagi kita di Kabupaten Sumba Barat Daya. Berbagai upaya penanggulangan telah kita lakukan, namun masih diperlukan langkah-langkah yang lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan,” katanya.
Oleh karena itu, penyusunan RPKD Tahun 2025–2029 ini disebutnya sangat penting sebagai dokumen strategis yang menjadi pedoman bagi seluruh perangkat daerah, mitra pembangunan, dan masyarakat dalam mengurangi angka kemiskinan di Sumba Barat Daya.
Forum Konsultasi Publik ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk perangkat daerah, lembaga masyarakat, akademisi, serta mitra pembangunan. Seluruh peserta diharapkan memberikan masukan konstruktif agar dokumen RPKD yang disusun mampu menjawab kebutuhan pembangunan serta tantangan kesejahteraan masyarakat secara tepat.
Melalui penyelenggaraan forum ini, Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya berharap terwujudnya sinergi yang kuat dalam merumuskan kebijakan penanggulangan kemiskinan yang efektif, terukur, dan berkelanjutan, sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat pada periode 2025–2029.***
Tinggalkan Balasan