Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Anggota DPRD SBD Dukung Langkah Bupati Ratu Wulla Membongkar Praktik Korupsi: Semoga Desa-Desa Disusul

Rian Marviriks Storintt.id
Menurutnya, tindakan oknum bendahara itu telah mencoreng nama baik Pemerintah Sumba Barat Daya yang selama ini berkomitmen dalam mewujudkan daerah yang bebas dari Kolusi, Korupsi dan Nepotisme(KKN).

Disebutnya lagi, oknum bendahara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan terlalu niat dan beranikan diri dalam menggelapkan honor kepanitiaan Bupati, Wakil Bupati dan Sekda.

“Pimpinan tertinggi daerah ini saja sudah dipermainkan. Bagaimana dengan tenaga guru honor? Bapak Mama kita yang sudah tua dan tidak mengetahui sistim-sistim yang ada atau tidak paham teknologi? Jangan sampai mereka juga bagian dari korban penggelapan honor?,” ungkap Stefanus dengan penuh tanya.

Baca Juga  Jun, Siswa SDN Wanno Talla di Desa Raba Ege Yang Viral Tidak Terima Bantuan PIP, Orangtua Tidak Terima PKH

Dengan persoalan itu, Stefanus juga berharap supaya penggunaan dana desa di 173 desa dapat diaudit guna memastikan program-program yang dijalankan.

Bukan hanya itu, Stefanus juga mendorong Inspektorat SBD bekerja secara maksimal meski mempunyai tim yang terbatas untuk menelusuri pengelolaan dana desa.

Baca Juga  Wartawan Hendak Meliput di Rumah Dinas Bupati Flotim, Ajudan Mantan Pj Bupati Malah Mengancam

“Kita lihat saja, pembangunan di desa macam biasa-biasa saja. Pastinya kita juga mengapresiasi pembangunan yang ada, tapi dari dana desa yang hampir miliaran rupiah pada tahun-tahun sebelumnya itu sepertinya tidak sesuai dengan realita yang ada. Kita dorong Inspektorat supaya menelusuri segala bentuk pembangunan di tingkat desa,” katanya lagi.

Tutup
error: Content is protected !!