Anggota DPRD SBD Dukung Langkah Bupati Ratu Wulla Membongkar Praktik Korupsi: Semoga Desa-Desa Disusul
Disebutnya lagi, oknum bendahara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan terlalu niat dan beranikan diri dalam menggelapkan honor kepanitiaan Bupati, Wakil Bupati dan Sekda.
“Pimpinan tertinggi daerah ini saja sudah dipermainkan. Bagaimana dengan tenaga guru honor? Bapak Mama kita yang sudah tua dan tidak mengetahui sistim-sistim yang ada atau tidak paham teknologi? Jangan sampai mereka juga bagian dari korban penggelapan honor?,” ungkap Stefanus dengan penuh tanya.
Dengan persoalan itu, Stefanus juga berharap supaya penggunaan dana desa di 173 desa dapat diaudit guna memastikan program-program yang dijalankan.
Bukan hanya itu, Stefanus juga mendorong Inspektorat SBD bekerja secara maksimal meski mempunyai tim yang terbatas untuk menelusuri pengelolaan dana desa.
“Kita lihat saja, pembangunan di desa macam biasa-biasa saja. Pastinya kita juga mengapresiasi pembangunan yang ada, tapi dari dana desa yang hampir miliaran rupiah pada tahun-tahun sebelumnya itu sepertinya tidak sesuai dengan realita yang ada. Kita dorong Inspektorat supaya menelusuri segala bentuk pembangunan di tingkat desa,” katanya lagi.