Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Animo Masyarakat Sumba Barat Daya Membuat SIM Masih Terbilang Rendah

Satlantas Polres Sumba Barat Daya sudah mengupayakan melakukan sosialisasi dengan berbagai cara, baik bertatapan langsung dan melalui platform media sosial.

“Baru mau hampir 2 bulan lah proses pelayanan pembuatan SIM berlangsung. Sehari itu bisa 5 hingga 8 orang yang datang urus SIM. Artinya, kesadaran masyarakat untuk membuat SIM ini masih rendah,” ungkp IPTU Elias Ballo.

Baca Juga  Pekerjaan Jembatan Wae Lampang Telan Anggaran 10 M Diduga Terjadi Nepotisme, Salah Satu Proyek Dampingan Kejari Manggarai

“Mungkin juga masyarakat belum menyadari manfaatnya SIM terutama daerah-daerah yang jauh dari kota. Merasa di wilayah itu aman-aman saja,” ungkapnya lagi.

Lebih lanjut, IPTU Elias Ballo menerangkan, pembuatan SIM sangatlah penting dilakukan oleh pengemudi.

Baca Juga  5 Unit Sumur Bor Dibawah Kendali Dinas Pertanian SBD Bermasalah, Telan Anggaran Rp1,5 Miliar

Sebab, kata dia, SIM memiliki fungsi sebagai bukti identifikasi, registrasi, bukti izin mengemudi, kompetensi. Juga berfungsi sebagai sarana pelayanan masyarakat serta sebagai dokumen wajib klaim kendaraan bermotor.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar

  1. Coba gratiskan pembuatan SIM selama 1 Minggu, pasti banyak masyarakat antosias daftar pak, karena mengingat masyarakat cenderung malas tau dan lebih pentingkan simpan uang d dompet kalau mau keluar dgn motor dari pada kelengkapan surat² motor yg ada dompet 😁

Tutup
error: Content is protected !!