Bukan Cuma Jagung, Bupati Ratu Wulla Pastikan Jambu Mente SBD Jadi Bahan Baku Bioetanol Pertamina
STORINTT – Sebuah kisah menarik di balik rencana besar pengembangan bioetanol dari jambu mente di Sumba Barat Daya diungkapkan Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonnu Wulla.
Berawal dari kegiatan sederhana saat melihat kebun bersama Ketua TP PKK Sumba Barat Daya, Markus Dairo Talu atau MDT untuk rencana tanam jagung, Bupati Ratu Wulla tanpa sengaja menemukan pohon jambu dengan buah yang besar.
“Saya dengan Pak MDT melihat kebun karena kita mau tanam jagung, saya tiba-tiba melihat ada satu pohon jambu, jambunya besar sekali, ketika saya ambil ini jambu bapak ibu, saya berdoa, semoga ini menjadi berkat bagi Sumba Barat Daya,” kisah Ratu Wulla dihadapan ratusan pasangan yang nikah massal, Kamis(01/10/2026).
Tanpa disangka, di waktu yang bersamaan, rombongan dari Pertamina yang sedang bersama dirinya juga melihat dan mengambil jambu tersebut dan memfotonya.
Ketika rombongan Pertamina datang menemuinya, mereka menyampaikan rencana yang sejalan dengan doanya.
“Ketika mereka datang di sini untuk ketemu saya, mereka sampaikan bilang begini, ibu kita rencana juga untuk pengembangan jambu mente,” ujarnya.
Awalnya, Pertamina hanya berpikir untuk pengembangan sorgum. Namun setelah kunjungan ke PT Talase dan melihat potensi jambu mente di SBD, tiba-tiba tercetus ide baru.
“Mereka bilang tidak rencana pengembangan jambu mente, hanya berpikir sorgum, tetapi kemarin ketika kami ke PT Talase, kami melihat jambu mente itu, tiba-tiba keluar pikiran, bagaimana kalau kita juga kembangkan ini jambu mente bisa menjadi bahan baku untuk menghasilkan bioetanol,” jelasnya.
Menurut Bupati Ratu Wulla, hal ini membuktikan bahwa ketika memiliki niat yang sama untuk membangun daerah, Tuhan akan mempertemukan jalan.
“Artinya apa bapak ibu, ketika kita punya niat yang sama, Tuhan akan mempertemukan. Kalau kita satu frekuensi pasti pesan saya tersampaikan. Begitu juga kemarin, saya meyakini, Tuhan menjadi perantara kita,” tegasnya.
Ia pun memastikan, ke depan pengembangan di Sumba Barat Daya tidak hanya fokus pada jagung, tetapi juga jambu mente sebagai bahan baku bioetanol.
“Jadi ke depan, bukan hanya jagung, tapi jambu mente juga akan menjadi bahan baku untuk kebutuhan pengembangan bioetanol di Sumba Barat Daya. Jadi harga jambu akan stabil dan saya yakin masyarakat Sumba Barat Daya akan lebih sejahtera,” tutupnya.***