Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Bupati Ratu Wulla: Pesta Adat Merupakan Bagian Penting Dari Identitas dan Kebanggaan Masyarakat Sumba

Nantinya, ketika Ranperda ini ditetapkan sebagai Perda, diharapkan dapat menjadi pedoman yang arif dan konstektual, yang memperhatikan kearifan lokal, menghormati peran para tokoh adat, dan menegaskan prinsip keadilan sosial.(Dokpri Rian Marviriks)

“Ada yang terpaksa berutang, menjual ternak, bahkan kehilangan aset penting hanya demi memenuhi tuntutan adat yang semakin besar dan kompetitif,” katanya lagi.

Kondisi ini tentu memprihatinkan, karena dibalik semangat pelestarian adat, tersimpan persoalan kesejahteraan yang harus disikapi dengan bijaksana.

Oleh karenanya, Bupati Ratu Wulla menyebut inisiatif DPRD untuk menggagas rancangan peraturan daerah tentang pembatasan atau penataan pesta adat patut diapresiasi dan didukung oleh semua pihak.

Baca Juga  DPC PDIP SBD Tegaskan Semua Caleg Terpilih dan Kader Wajib Tegak Lurus

Pasalnya, Ranperda ini tujuannya bukan untuk menghapus adat, tetapi untuk menata, mengatur, dan menyeimbangkan pelaksanaan adat dengan kemampuan ekonomi masyarakat, serta menjaga agar nilai-nilai luhur budaya tetap hidup dan relevan dalam kehidupan modern.

“Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya berkomitmen untuk terus mendukung setiap upaya yang mengarah pada penataan kehidupan sosial dan budaya masyarakat agar selaras dengan arah pembangunan daerah,” ungkap Bupati Ratu Wulla.

Baca Juga  Dengan Rendah Hati, Wakil Ketua DPRD SBD Meminta Maaf Kepada Wartawan

Dikesempatan itu, Bupati Ratu Wulla berharap supaya melalui workshop ini akan lahir berbagai masukan konstruktif dari para tokoh adat, tokoh masyarakat, akademisi, dan seluruh peserta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!