Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Bupati Sumba Barat Daya Resmi Buka Moestopo Jelajah Nusantara 2026

Rian Marviriks Storintt.id
Pada tahun 2026, sebanyak 58 peserta yang terdiri atas dokter spesialis, dokter muda, dan panitia akan memberikan pelayanan kesehatan gigi gratis di Kecamatan Kodi Utara, Wewewa Selatan, dan Loura.

STORINTT – Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonnu Wulla secara resmi membuka kegiatan Moestopo Jelajah Nusantara (MJN) Tahun 2026 di Aula Kantor Bupati Sumba Barat Daya, Kamis (23/7/2026).

Kegiatan pengabdian masyarakat yang digagas Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses pelayanan kesehatan gigi dan mulut bagi masyarakat di Kabupaten Sumba Barat Daya.

Dalam sambutan, Bupati Ratu Wulla menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Universitas Prof. Dr. Moestopo yang telah memilih Kabupaten Sumba Barat Daya sebagai lokasi pelaksanaan program.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi merupakan langkah strategis dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan sekaligus memperkuat semangat pengabdian kepada masyarakat.

Bupati Ratu Wulla menegaskan bahwa kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian penting dari kesehatan secara menyeluruh yang berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak, kualitas hidup, hingga produktivitas masyarakat.

“Karena itu, Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya menyambut baik pelaksanaan Moestopo Jelajah Nusantara yang sejak tahun 2004 secara konsisten menghadirkan pelayanan kesehatan di berbagai wilayah Indonesia,” kata Bupati Ratu Wulla.

Pada tahun 2026, sebanyak 58 peserta yang terdiri atas dokter spesialis, dokter muda, dan panitia akan memberikan pelayanan kesehatan gigi gratis di Kecamatan Kodi Utara, Wewewa Selatan, dan Loura.

Pelayanan tersebut meliputi edukasi dan penyuluhan kesehatan gigi dan mulut, pemeriksaan kesehatan gigi, pencabutan gigi, penambalan gigi, serta pembersihan karang gigi (scaling).

Bupati juga mengingatkan seluruh peserta agar melaksanakan tugas dengan penuh dedikasi, profesionalisme, dan empati, serta menjunjung tinggi etika pelayanan.

Selain memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, para peserta diharapkan mampu membangun komunikasi yang baik serta menghormati nilai-nilai adat dan budaya lokal selama menjalankan pengabdian di Kabupaten Sumba Barat Daya.

Kegiatan ini turut dihadiri para supervisor, dosen pendamping, dokter spesialis, dokter muda, serta seluruh panitia pelaksana.***

Tutup
error: Content is protected !!