Bupati Sumba Barat Daya Resmikan Pos Pekabaran Injil Weepanoka di Desa Laga Lete
“Yang terpenting kita bangun komunikasi. Sehingga apa yang menjadi kendala bisa berkoordinasi dengan pemerintah desa dan kabupaten,” tambahnya.
Menurut Ratu, masih banyak persoalan yang sedang dihadapi oleh pemerintah ditengah masyarakat. Untuk itu, ia mengajak Gereja supaya tetap berdiri kokoh dan saling menopang bersama pemerintah dalam membangun wilayah ini.
“Kita perlu saling menopang dan mendukung. Gereja harus terus berdiri dan menjadi mitra pemerintah dalam membangun SDM serta membentuk karakter anak-anak kita,” pintahnya.
Sementara itu, Ketua Panitia pelaksana, Bernardus Bulu Malo menyebut proses peresmian Pos PI Weepanoka ini merupakan hasil kerja sama antara jemaat dan Pemerintah Desa Laga Lege.
Pada umumnya, masih kata Bernardus, masyarakat Desa Laga Lete menganut dua kepercayaan. Yakni, Khatolik dan Prostestan. Namun, disebutnya juga masih terdapat beberapa masyarakat yang menganut kepercayaa Marapu.
Kendati memiliki kepercayaan yang berbeda, kehidupan umat beragama di desa itu tetap membangun kerja sama yang baik. Hal ini ditandai dengan terselenggaranya kegiatan sejak proses mendirikan hingga peresmian Pos PI Weepanoka.
Tinggalkan Balasan